Kronologi Bom Bunuh Diri di Cirebon - Kompas.com

Kronologi Bom Bunuh Diri di Cirebon

Kompas.com - 15/04/2011, 16:29 WIB

CIREBON, KOMPAS.com - Peristiwa ledakan bom yang terjadi di Masjid Polres Cirebon, Jumat (15/4/2011) menewaskan seorang pria yang diduga sebagai pelaku peledakan bom. Sekitar 25 orang yang menjadi korban akibat ledakan tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit, satu di antaranya Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco.

Dari petikan wawancara dengan Kasat Narkoba Polresta Cirebon AKP Tri dan dari informasi yang dihimpun di lapangan, menyebutkan, peristiwa itu terjadi ketika sebagian besar umat muslim mulai memasuki masjid guna menunaikan salat Jumat. Keterangan sejumlah saksi mata yang ikut dalam jamaah salat, merangkum detik-detik meledaknya bom bunuh diri yang melukai puluhan orang termasuk, Kapolresta Cirebon, AKBP Herukoco.

Pukul 11.45 WIB: Jamaah mulai berdatangan ke Masjid At-Taqwa untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Mayoritas jamaah merupakan anggota kepolisian Polresta Cirebon.

Pukul 11.55 WIB: Tertib salat Jumat mulai dilakukan. Selang lima menit berikutnya, khatib Jumat mulai berkhutbah. Seorang saksi mata, Anton menyebut, pria yang diduga pelaku saat itu tak terlihat di antara jamaah yang berada di dalam masjid. Kasat Narkoba Polresta Cirebon, AKP Tri menyebut pria berbaju hitam-hitam yang diduga pelaku saat itu berada di luar masjid.

Pukul 12.10 WIB: Khatib mulai menuntaskan khutbahnya. Jamaah bersiap melakukan salat. Sejumlah saksi mata menuturkan, pria yang diduga pelaku bom bunuh diri, masuk ke dalam masjid dan berbaur di dalam saf (deret salat). Pria yang diduga pelaku tersebut berada di saf ke-3 salat.

Pukul 12.15 WIB: Imam salat Jumat memulai salat Jumat berjamaah. Pun saat imam mengucapkan takbir, ledakan terdengar. Sejumlah orang terluka, seorang pria yang diduga pelaku terkapar. Sejumlah orang yang terluka dievakuasi.

Jamaah yang berada di saf kedua, ketiga, dan keempat berjatuhan dan menderita luka serius. Demikian halnya pelaku, dia langsung jatuh dan tewas seketika di lokasi kejadian dengan kondisi perut terluka.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco yang berada di saf terdepan juga ikut menjadi korban. Punggung Kapolresta terluka akibat terkena serpihan bom, seperti paku, baut, dan mur.

Belakangan diketahui, saat jenazah pria yang diduga pelaku bom bunuh diri diangkat, ditemukan adanya sebuah tas pinggang yang menggelayut pada sisi kanan perut korban. Dari luka yang terlihat, bagian perut sebelah kanan pria yang diduga pelaku tersebut memang terlihat menganga.

Salat Jumat di masjid tersebut akhirnya urung dilanjutkan. Puluhan korban luka, termasuk Kapolresta langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Demikian halnya korban selamat juga langsung dievakuasi dari masjid. Sementara jasad pelaku, masih terlihat berada di dalam masjid.

Kasat Narkoba Polresta Cirebon AKP Tri mengatakan, pelaku diperkirakan berusia 25 hingga 30 tahun. Tinggi berkisar 165-170 cm, mengenakan baju hitam, celana panjang hitam, jaket hitam, dan mengenakan sebuah tas pinggang.(Tribun Jabar/Ida Romlah)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Presiden Jokowi dan PM Australia Bahas Terorisme hingga Dialog Antariman

    Presiden Jokowi dan PM Australia Bahas Terorisme hingga Dialog Antariman

    Nasional
    KPK Panggil Ketua DPRD Kalimantan Tengah

    KPK Panggil Ketua DPRD Kalimantan Tengah

    Nasional
    Jokowi Akan Berpidato di ASEAN-Russia Summit

    Jokowi Akan Berpidato di ASEAN-Russia Summit

    Nasional
    Pembunuhan Sofyan Sopir Taksi Online di Palembang, Jasad Ditemukan di Pinggir Jalan hingga Kendala Polisi Melacak Korban

    Pembunuhan Sofyan Sopir Taksi Online di Palembang, Jasad Ditemukan di Pinggir Jalan hingga Kendala Polisi Melacak Korban

    Regional
    Kerjabilitas, Aplikasi Unik Bagi Penyandang Disabilitas Kerja di Perusahaan

    Kerjabilitas, Aplikasi Unik Bagi Penyandang Disabilitas Kerja di Perusahaan

    Regional
    Mobil Listrik Kolaborasi Budi Luhur dan ITS Siap Taklukan Rally Dakar

    Mobil Listrik Kolaborasi Budi Luhur dan ITS Siap Taklukan Rally Dakar

    Edukasi
    Sekjen Gerindra: Sandiaga Diwakafkan untuk Tambah Suara Partai Koalisi

    Sekjen Gerindra: Sandiaga Diwakafkan untuk Tambah Suara Partai Koalisi

    Nasional
    Ketika DKI dan PT KAI Disebut Saling Klaim Aset Jalan Jatibaru Tanah Abang

    Ketika DKI dan PT KAI Disebut Saling Klaim Aset Jalan Jatibaru Tanah Abang

    Megapolitan
    Menaker Harap Penentuan UMK Sesuai dengan PP Pengupahan

    Menaker Harap Penentuan UMK Sesuai dengan PP Pengupahan

    Regional
    “Ibu Tak Tahu Rachel di Mana, Selamat Ulang Tahun, Nak...' (2)

    “Ibu Tak Tahu Rachel di Mana, Selamat Ulang Tahun, Nak..." (2)

    Regional
    Jokowi Ungkap Pentingnya Indo-Pasific bagi ASEAN

    Jokowi Ungkap Pentingnya Indo-Pasific bagi ASEAN

    Nasional
    5 Fakta Tewasnya Satu Keluarga di Bekasi: Temuan Boneka Bercak Darah hingga Surat Sarah...

    5 Fakta Tewasnya Satu Keluarga di Bekasi: Temuan Boneka Bercak Darah hingga Surat Sarah...

    Megapolitan
    Mengenal Melisa, Menggapai Mimpi dengan Kedua Kakinya

    Mengenal Melisa, Menggapai Mimpi dengan Kedua Kakinya

    Regional
    Trump: AS Tahu Tentang Pangkalan Rudal Korea Utara yang Disembunyikan

    Trump: AS Tahu Tentang Pangkalan Rudal Korea Utara yang Disembunyikan

    Internasional
    5 BERITA POPULER NUSANTARA: Nuril Banjir Dukungan hingga Polisi Temukan Jasad Sofyan

    5 BERITA POPULER NUSANTARA: Nuril Banjir Dukungan hingga Polisi Temukan Jasad Sofyan

    Regional

    Close Ads X