Hampir Setahun Karyawan PDAM Tak Digaji

Kompas.com - 14/04/2011, 14:50 WIB
EditorLatief

PINRANG, KOMPAS.com — Setelah terkatung-katung nasibnya, ratusan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, perlahan mulai bisa menikmati kembali hak atas gaji yang hampir setahun lalu tidak pernah mereka terima.

Direktur PDAM Tirta Sawitto Pinrang Zaenal kepada Kompas.com, Kamis (14/4/2011), mengatakan, ketika memimpin PDAM pada akhir 2010 lalu, pihaknya sudah mengetahui kalau karyawan PDAM sudah berbulan-bulan gigit jari lantaran tidak terima gaji. Mereka tidak terima gaji hingga sembilan bulan.

"Ketika saya ditunjuk sebagai Direktur PDAM, perusahaan ini memang sempat kaos. Manajemen amburadul memperparah sakitnya keuangan PDAM," katanya.

Meski belum mampu menyelesaikan sisa gaji karyawan yang tidak terbayar sebelum masa kepemimpinannya, kata Zaenal, hal tersebut akan tetap diupayakan sehingga seluruh karyawan PDAM bisa menerima hak atas gaji mereka. Hanya saja, perlu waktu dan proses panjang untuk membayarkan sisa gaji tersebut karena menunggu stabilnya keuangan PDAM.

"Kondisi keuangan PDAM mulai membaik, dan itu atas usaha para karyawan yang mau bekerja sama dan bekerja lebih keras. Kami berupaya menyelesaikan seluruh gaji karyawan yang belum terbayar, mungkin dengan cara mencicil pembayarannya hingga selesai," tuturnya.

Menyinggung soal pelayanan terhadap konsumen, yang mencapai 5.000 pelanggan, yang sebelumnya kerap dikeluhkan lantaran PDAM tidak sungkan mengirim lumpur ke rumah pelanggan, Zaenal berjanji akan terus melakukan peningkatan pelayanan. Ia optimistis mampu menyehatkan kembali, baik pada administrasi keuangan maupun pelayanan konsumen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X