Ulat Bulu Juga Serang Yogyakarta

Kompas.com - 13/04/2011, 13:24 WIB
EditorHeru Margianto

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Serangan ulat bulu meluas dan kini sudah sampai Kota Yogyakarta. Sejumlah pohon di pasar satwa dan tanaman hias Yogyakarta yang berada di Jalan Bantul diserang puluhan ribu ulat bulu. Pohon-pohon yang diserang ulat bulu dengan cepat daunnya habis dan tinggal ranting-rantingnya. 

Ribuan ulat bulu yang menyerang sejumlah pohon di pasar satwa dan tanaman hias Yogyakarta baru diketahui seminggu yang lalu. Para pedagang tanaman hias semula mengira ini merupakan hal biasa. Namun, setelah seminggu ulat bulu itu berkembang biak sedemikan rupa. Sejumlah pohon yang dihinggapi ulat bulu pun mati. 

"Kami tahunya seminggu yang lalu. Namun, tidak menyangka akan sebanyak ini. Pohon kemuning ini seminggu yang lalu rimbun daunnya, kini pohonnya mati dan dipenuhi ulat bulu," ujar Ucok, salah satu pedagang tanaman hias, Rabu (13/4/2011). 

Pengelola pasar satwa dan tanaman hias Yogyakarta berupaya membasmi ulat bulu tersebut dengan menyemprotkan desinfektan di pohon-pohon yang diserang ulat bulu. Hal ini dilakukan agar ulat bulu tidak semakin banyak. Para pedagang juga menyemprotkan diinfektan ke tanaman mereka.

"Ya, antisipasi saja. Sebab, jumlah ulat bulunya sangat banyak dan jika tertiup angin bisa menempel di tanaman hias ini sehingga tidak laku," kata ucok. 

Sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta yang mendengar adanya ulat bulu di pasar satwa dan tanaman hias Yogyakarta langsung datang ke lokasi dan mengambil contoh ulat bulu untuk diteliti. 

"Kami mengambil beberapa ulat untuk diteliti. Di tempat ini ditemukan tiga jenis ulat dan akan kami teliti dahulu agar tahu ulat-ulat bulu ini berbahaya tau tidak," tutur Albertus, mahasiswa UGM, sambil mengambil ulat dan dimasukkan ke dalam tas hitam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.