Terkait Banjir, PDI-P Sesalkan Wali Kota

Kompas.com - 03/04/2011, 19:58 WIB
EditorBenny N Joewono

MEDAN, KOMPAS.com — Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Medan, Sumatera Utara, mengaku kecewa dan sangat menyesalkan pernyataan Wali Kota Medan Rahudman Harahap terkait bencana banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di daerah itu.

"Kami sesalkan pernyataan wali kota yang menyebutkan banjir bukan karena drainase yang buruk atau berkurangnya daerah resapan air, tetapi karena pendangkalan sungai," ujar Bendahara DPC PDI-P Kota Medan Hasyim Wijaya, didampingi Sekretaris DPC PDI-P Robby Barus, saat menyerahkan bantuan kepada korban banjir di kawasan Medan Petisah, Minggu (3/4/2011).

Rahudman Harahap sebelumnya menyebutkan, banjir yang melanda Kota Medan karena faktor alam, bukan karena faktor drainase yang tidak berfungsi atau berkurangnya resapan air di daerah aliran sungai (DAS).

"Banjir akibat pendangkalan sungai sehingga hujan sedikit saja langsung meluap. Ini sepenuhnya faktor alam yang kemudian merendam ribuan permukimam penduduk yang tinggal di kawasan Sungai Babura dan Deli," kata Rahudman saat meninjau lokasi banjir, akhir pekan lalu.

Menurut PDI-P, tidak seharusnya Rahudman mengeluarkan pernyataan yang tidak simpati dan terkesan melepas tanggung jawab seperti itu.

"Tidak seharusnya Rahudman mengeluarkan pernyataan yang justru terkesan lepas dari tanggung jawab. Apalagi, di sejumlah lokasi yang kita kunjungi, posko bantuan dari Pemkot Medan masih minim," ujar Hasyim.

Pemkot Medan sama sekali tidak menjadikan musibah banjir pada Januari 2011 sebagai pelajaran berharga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Hasyim, saat ini bukan saatnya menyalahkan kedangkalan atau penyempitan sungai, tetapi bagaimana mengatasi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah serupa pada masa mendatang.

Lebih jauh ia mengatakan, langkah tepat yang harus diambil Pemkot Medan adalah mendesak Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran untuk melakukan pengerukan dan pelebaran empat sungai di kota itu, yakni Sungai Babura, Deli, Sunggal, dan Sungai Denai.

"Karena itu, Fraksi PDI-P DPRD Medan mendorong Pemkot Medan melakukan pembicaraan dengan Pemprov Sumut guna membahas usulan ini," kata Wakil Ketua Fraksi PDI-P DPRD Medan.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.