Mal di Semarang Perketat Pengamanan

Kompas.com - 20/03/2011, 19:50 WIB
EditorHeru Margianto

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah aksi teror bom buku yang terjadi di Jakarta membuat masyarakat di luar Jakarta ikut waspada. Di Semarang, Jawa Tengah, pusat perbelanjaan mulai memperketat pengamanan kepada pengunjung.

Sepanjang hari Minggu (20/3/2011), Mal Ciputra, Semarang, mengerahkan 58 personilnya untuk memberi pengamanan. Semua mobil yang akan parkir diperiksa satu persatu, termasuk mobil yang biasa mengirim barang, juga tak luput dari pemeriksaan.

Menurut humas Mal Ciputra, Aisa R Jusmar, sebenarnya pengamanan ini sudah dilakukan sejak berbulan lalu, sesuai standar pengamanan. Namun intensitasnya memang ditingkatkan pasca-paket bom buku di KBR 68H, Jakarta.

"Kami memasang metal detektor di dua pintu masuk utama, yakni pintu barat dan pintu timur. Sementara pintu Utara memang tidak ada pemeriksaan karena akses di situ juga tidak ramai. Sedangkan pintu selatan yang terhubung dengan hotel, sudah dilakukan pengamanan di hotel," kata Aisa, Minggu.


Selain menggunakan metal detektor, pengamanan juga dilakukan dengan menggunakan cermin cembung dan detektor untuk mobil. Para pengunjung sendiri merasa tak keberatan dengan ketatnya pengamanan.

Ika, salah satu warga Pedurungan yang tengah diperiksa menuturkan bahwa ia bisa menerima perlakuan petugas. "Semua untuk kenyamanan bersama kan?' katanya.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

    9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

    Regional
    Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

    Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

    Regional
    Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

    Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

    Regional
    Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

    Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

    Regional
    Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

    Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

    Regional
    4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

    4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

    Regional
    Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

    Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

    Regional
    Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

    Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

    Regional
    Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

    Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

    Regional
    Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

    Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

    Regional
    Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

    Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

    Regional
    Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

    Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

    Regional
    Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

    Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

    Regional
    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Bangkalan, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Bangkalan, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh

    Regional
    Mari Bantu Dimas, Bocah 12 Tahun yang Lahir Prematur, Alami Gangguan Saraf Punggung dan Sang Ibu Meninggal karena Serviks

    Mari Bantu Dimas, Bocah 12 Tahun yang Lahir Prematur, Alami Gangguan Saraf Punggung dan Sang Ibu Meninggal karena Serviks

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X