Sikapi Paket Mencurigakan dengan Tenang

Kompas.com - 18/03/2011, 13:56 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat diminta tetap tenang menghadapi paket barang yang mencurigakan. Sebab, rasa panik jadi tujuan utama si pelaku pengiriman paket.

"Kalau kita semua panik, media panik, massa panik, itu tujuan pelaku. Maka, jangankan yang bukan bom, kalau paket itu benar bom, perlu dihadapi dengan sikap tenang agar tidak kejadian, seperti di Utan Kayu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, kepada para wartawan, Jumat (18/3/2011) di Jakarta.

Saat ini, Polda Metro Jaya sedang menyempurnakan sketsa wajah kurir paket di tiga lokasi, yakni Kantor BNN, rumah Ketua Umum Pemuda Pancasila, dan kantor Republik Cinta Management. "Sketsa kemarin baru satu yang dibuat, yang dari Utan Kayu. Selebihnya masih meminta keterangan dari saksi-saksi," ucap dia sambil menyebut jumlah saksi paket di empat lokasi sebanyak 22 orang.

Pihak kepolisian saat ini sedang menelaah rekaman kamera CCTV dari kantor BNN. "Hanya satu tempat rekaman CCTV diambil, yaitu CCTV di BNN. CCTV masih ditelaah di Cyber Crime," ucap Baharudin.


Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X