Buku Ujian Praktik Tetap Diledakkan

Kompas.com - 18/03/2011, 10:12 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski kedua paket mencurigakan di Pondok Indah bukan bom, Tim Gegana Polda Metro Jaya tetap meledakkan paket berisi buku ujian praktik itu. Peledakan dilakukan untuk memberi rasa nyaman di masyarakat.

"Sudah diledakkan paket itu," kata Kapolres Jaksel, Gatot Kombes Pol Gatot Eddi, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/3/2011).

Menurut Gatot paket mencurigakan tersebut dilaporkan pada pagi tadi oleh seorang warga di Jalan Kencana Permai VIII No 12, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Banyaknya beredar paket bom buku dalam sepekan ini membuat masyarakat Jakarta waspada terhadap setiap paket yang diterimanya.

Seperti diberitakan pada Selasa (15/3/2011) empat paket bom buku dikirim orang tidak di kenal ke empat tempat berbeda. Paket pertama dikirim ke Kantor Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu Jakarta Timur yang kemudian meledak saat diutak-atik Kasat Reskrim Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan di halaman kantor. Ledakan bom buku tersebut mengakibatkan sebagian tangan kiri Kompol Dodi harus diamputasi karena mengalami luka parah.

Kemudian bom ke dua dikirim orang tidak dikenal ke Kantor BNN, beruntung kiriman paket bom buku yang ditujukan untuk Kepala BNN Gorries Mere dapat diatasi tim Gegana. Pada malam harinya Ketua Pemuda Pancasila Yapto S Soerjosumarno mendapatkan paket yang sama dan hal tersebut pun bisa diatasi tim gegana.

Paket keempat baru dilaporkan pada Kamis (17/3/2011) oleh kantor Republik Cinta Manajemen (RCM) milik personil grup band Dewa, Ahmad Dhani dan penemuan tersebut langsung ditangani polisi dengan menurunkan tim gegana dan bom buku pun dimusnahkan.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

    Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

    Regional
    19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

    19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

    Regional
    Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

    Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

    Regional
    Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

    Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

    Regional
    Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

    Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

    Regional
    Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

    Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

    Regional
    Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

    Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

    Regional
    Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

    Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

    Regional
    Kronologi WNA Amerika Hilang Saat Menyelam Bersama Suami di Teluk Ambon

    Kronologi WNA Amerika Hilang Saat Menyelam Bersama Suami di Teluk Ambon

    Regional
    Pemerintah Diminta Buat Aturan Larangan Keluarga Miskin Gelar Pesta Nikah

    Pemerintah Diminta Buat Aturan Larangan Keluarga Miskin Gelar Pesta Nikah

    Regional
    Masih Kenakan Earphone, Saiman Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Tersetrum

    Masih Kenakan Earphone, Saiman Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Tersetrum

    Regional
    Perjuangan Nurmiyanti Jadi Tukang Pijat demi Sekolah Anak, Pulang Dini Hari hingga Pernah Tak Dibayar

    Perjuangan Nurmiyanti Jadi Tukang Pijat demi Sekolah Anak, Pulang Dini Hari hingga Pernah Tak Dibayar

    Regional
    Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Orangtua Tahu Perilakunya sejak Kuliah

    Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Orangtua Tahu Perilakunya sejak Kuliah

    Regional
    Jual Mi Ayam Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Warung Pedagang Ini Ramai Pembeli

    Jual Mi Ayam Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Warung Pedagang Ini Ramai Pembeli

    Regional
    Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

    Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X