Paket Pondok Indah Ternyata Buku Praktik

Kompas.com - 18/03/2011, 09:57 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Paket mencurigakan yang diduga bom di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, ternyata berisi buku ujian praktik. Hal ini diketahui setelah tim Gegana Polda Metro Jaya meledakkan paket tersebut.

"Kami sudah menindaklanjuti laporan tersebut dan sudah dilakukan langkah-langkah sesuai SOP (standard operating procedure). Ternyata isinya memang buku tentang ujian praktik," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Gatot Edi Pramono saat dihubungi wartawan, Jumat (18/3/2011).

Seperti diberitakan, polisi mendapat laporan pagi ini tentang paket mencurigakan yang diterima Indra, penghuni Jalan Kencana Permai 7 Nomor 12, Pondok Indah, sekitar tiga kilometer dari rumah pimpinan grup musik Dewa, Ahmad Dani, yang juga menerima paket bom, Selasa (15/3/2011). Paket diterima pembantu Indra pada Senin (14/3/2011).

Seusai mendapat laporan, polisi segera memasang garis polisi di lokasi. Warga berkerumun ingin tahu apa yang terjadi di tempat itu. "Sekarang sudah selesai. Police line di jalan sudah dibuka kembali," imbuhnya.

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

    Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

    Regional
    Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

    Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

    Regional
    Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

    Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

    Regional
    Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

    Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

    Regional
    2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

    2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

    Regional
    18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

    18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

    Regional
    Tak Terima Disebut Kacung WHO, IDI Laporkan Jerinx SID ke Polisi

    Tak Terima Disebut Kacung WHO, IDI Laporkan Jerinx SID ke Polisi

    Regional
    Sempat Belajar di Sekolah, Siswa SD di Tegal Ternyata Positif Covid-19

    Sempat Belajar di Sekolah, Siswa SD di Tegal Ternyata Positif Covid-19

    Regional
    Lion Air Tutup Sementara Penerbangan dari Surabaya ke Pontianak

    Lion Air Tutup Sementara Penerbangan dari Surabaya ke Pontianak

    Regional
    Tarik Pukat di Laut Belitung, Seorang ABK Dilaporkan Hilang

    Tarik Pukat di Laut Belitung, Seorang ABK Dilaporkan Hilang

    Regional
    Para Kang Bhabin Sasar Guru dan Siswa, Pinjamkan 'Handy Talky' untuk Belajar Jarak Jauh

    Para Kang Bhabin Sasar Guru dan Siswa, Pinjamkan "Handy Talky" untuk Belajar Jarak Jauh

    Regional
    Unair Siapkan Sanksi Akademik untuk Mahasiswa Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik

    Unair Siapkan Sanksi Akademik untuk Mahasiswa Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik

    Regional
    Terima Paket Berisi Kue Tradisional Berbahan Ganja, Mahasiswa Amerika Ditangkap

    Terima Paket Berisi Kue Tradisional Berbahan Ganja, Mahasiswa Amerika Ditangkap

    Regional
    Percepat Penanganan Covid-19, Ganjar Optimalkan Satkorwil di 6 Eks Karesidenan

    Percepat Penanganan Covid-19, Ganjar Optimalkan Satkorwil di 6 Eks Karesidenan

    Regional
    Pulihkan Ekonomi Banten, Gubernur Wahidin Halim Pinjam PT SMI Rp 4 Triliun

    Pulihkan Ekonomi Banten, Gubernur Wahidin Halim Pinjam PT SMI Rp 4 Triliun

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X