Takut Tali Pocong Hilang, Kuburan Dijaga

Kompas.com - 14/03/2011, 21:20 WIB
EditorTri Wahono

KENDAL, KOMPAS.com — Apa yang dilakukan oleh keluarga dan tetangga almarhumah Rukiyah (70), warga Lanji, RT 02 RW 02, Patebon, Kendal, Jawa Tengah, yang meninggal pada malam Selasa Kliwon, 7 Maret lalu, memang terbilang tak lazim. Sebab, sudah hampir satu minggu ini mereka menjaga kuburan neneknya, yang disemayamkan di makam desa setempat tersebut.

Menurut salah satu anak almarhumah, Ashrof, tradisi jaga tali pocong di kuburan orang yang meninggal pada malam Selasa Kliwon sudah lama dilakukan oleh masyarakat setempat. Penjagaannya dilakukan selama tujuh hari, mulai dari malam meninggalnya. Sebab, apabila tidak dijaga, tali pocongnya dikhawatirkan akan diambil orang.

"Tidak cuma mayat orang yang meninggal pada Selasa Kliwon, mayat orang yang meninggal pada Jumat Kliwon pun juga dijaga," kata Ashrof.

Ia menceritakan, pernah di daerah Brangsong, Kendal, ada tali pocong yang diambil orang karena makamnya tidak dijaga. Kejadiannya baru beberapa minggu ini. "Waktu itu, tali pocong yang diambil milik orang yang meninggal pada malam Jumat Kliwon," tambahnya.

Salah satu tetangga almarhumah, Muzamil, mengaku sangat senang bisa ikut membantu berjaga malam di makam meskipun ia tidak dibayar oleh keluarga almarhumah.

"Selain saya, ada beberapa tetangga lain yang ikut berjaga. Tiap malam jumlahnya mencapai 10 orang. Malam Selasa ini adalah jaga malam kami yang terakhir," kata Muzamil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Regional
Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Regional
Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X