15 BUMN Tunggak Gaji hingga Satu Tahun

Kompas.com - 10/03/2011, 18:17 WIB
EditorBenny N Joewono

BATAM, KOMPAS.com — Sebanyak 15 BUMN menunggak gaji karyawan hingga satu tahun. "Ada 15 perusahaan sedang bermasalah sehingga pekerjanya tidak menerima gaji," kata Ketua Umum Badan Pekerja Federasi Serikat Pekerja BUMN Abdul Latief Algaf di sela-sela Rapat Kerja Nasional Federasi Serikat Pekerja BUMN di Batam, Kamis (10/3/2011).

Ke-15 BUMN itu antara lain Jakarta Lyod, Kertas Leces, Industri Sandang, dan Dirgantara Indonesia. "Gaji yang belum dibayarkan masing-masing BUMN, bervariasi dari beberapa bulan hingga satu tahun," katanya.

Perusahaan yang paling parah dalam masalah tunggakan penggajian adalah Jakarta Lyod, yaitu hingga sekitar satu tahun. Sementara itu, Abdul Latief enggan memprediksi ketika ditanya jumlah tunggakan gaji dan jumlah tenaga kerja yang belum menerima haknya.

Abdul Latief mengatakan, pemerintah harus turun tangan untuk mengatasi masalah penggajian pekerja dan membuat kebijakan strategis yang cepat demi nasib karyawan. "Kami minta pemerintah segera menyelesaikan hak-hak normatif pekerja. Ini menyangkut HAM," katanya.

Pemerintah lamban mengambil keputusan menyelesaikan masalah BUMN yang sakit karena terkendala birokrasi yang rumit. Menurut dia, dari 15 BUMN yang menunggak gaji karyawan, beberapa di antaranya secara teknis sudah bangkrut.

Namun, perusahaan tetap ada meski tidak beroperasi lagi karena birokrasi pernyataan bangkrut untuk BUMN sulit. Seperti Kertas Leces, ia mengatakan bahwa sudah tujuh bulan perusahaan itu tidak beroperasi. Pekerja pun tidak bekerja secara teknis.

Namun, pemerintah tidak menyatakan perusahaan itu bangkrut sehingga nasib pekerja terkatung-katung. Sementara itu, ada pula BUMN yang masih beroperasi dan belum membayarkan hak karyawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.