Menteri ESDM: Tak Ada Kata-kata Ditunda

Kompas.com - 09/03/2011, 07:20 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh menegaskan, penerapan BBM bersubsidi tidak akan ditunda. “Tidak ada kata-kata ditunda,” ujar Darwin, seusai raker dengan Komisi VII, Selasa (8/3/2011).

Bukan hanya itu, Darwin mengaku, persiapan teknis pun telah selesai. Pemerintah, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Pertamina sudah melakukan persiapan sebaik-baiknya. “Alhamdulillah secara teknis sudah siap. Tinggal soal timing yang saya kira pemerintah perlu kehati-hatian. Pokoknya tenggat waktu menuju April itu pada dasarnya sudah siap,” tuturnya.

Darwin sempat menguraikan, harga minyak global, harga pangan dunia, inflasi cenderung lebih rendah pada Januari dan Februari. Alhasil, itu menjadi pertimbangan pemerintah untuk membuat konsep baru. “Sehingga kita harus berhati-hati dalam konteks ini,” katanya.

Ia pun menjelaskan, harga minyak mentah Indonesia juga dipengaruh oleh minyak dunia. Posisi 7 Maret 2011, Indonesian Crude Price (ICP) telah mencapai 113,75 dollar AS per barrel. Sedangkan rata-rata ICP untuk Januari hingga awal Maret mencapai 104,72 dollar AS per barrel atau 37 persen lebih tinggi dari periode yang sama di 2010.

Namun, apabila ditinjau dalam rata-rata 12 bulan terakhir hingga 7 Maret 2011, maka ICP rata-rata berkisar 86,41 dollar AS per barrel. (Dwi Nur Oktaviani/Kontan)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X