Parade Ogoh-ogoh di Bandar Lampung

Kompas.com - 04/03/2011, 16:17 WIB
EditorTri Wahono

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Menyambut Hari Nyepi, ratusan umat Hindu di Kota Bandar Lampung menggelar parade ogoh-ogoh di Tugu Adipura, Lampung, Jumat (4/3/2011). Kegiatan ini berlangsung meriah dan menjadi tontonan warga Bandar Lampung.

Meskipun terlihat ramai, kegiatan ini tidak sampai mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Dalam acara ini, umat Hindu mengarak empat ogoh-ogoh berukuran besar. Ogoh-ogoh berupa raksasa yang menyeramkan ini merupakan simbol dari kejahatan dan hal-hal negatif yang harus dihindari umat manusia, khususnya umat Hindu.

"Ogoh-ogoh ini adalah simbol dari hal-hal tidak baik yang harus kita hindari. Hal-hal itu macam berpikir, berbuat, dan bersikap tidak baik," tutur Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bandar Lampung I Putu Soeartha Adnyana.

Parade ogoh-ogoh merupakan rangkaian dari perayaan Nyepi yang puncaknya berlangsung Sabtu besok.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

    Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

    Regional
    Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

    Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

    Regional
    Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

    Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

    Regional
    Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

    Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

    Regional
    Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

    Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

    Regional
    Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

    Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

    Regional
    Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

    Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

    Regional
    Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

    Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

    Regional
    Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

    Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

    Regional
    Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

    Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

    Regional
    Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

    Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

    Regional
    Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

    Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

    Regional
    Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

    Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

    Regional
    Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

    Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

    Regional
    Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

    Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X