PKS Yakin Presiden Tidak Salah Paham

Kompas.com - 23/02/2011, 17:55 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera meyakini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan salah paham dengan sikap PKS yang mendukung penggunaan hak angket untuk menuntaskan masalah mafia pajak. Demikian siaran pers Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang diterima Kompas, Rabu (23/2/2011).

Keyakinan Luthfi ini didukung fakta adanya komunikasi PKS dengan Presiden Yudhoyono yang cukup intens. PKS sejak awal juga sudah berkomitmen untuk mengantarkan Yudhoyono sampai masa jabatannya berakhir.

"Orang lain bisa saja menyalahpahami PKS, tetapi kami yakin SBY tidak akan demikian. Karena itu kami aman saja melangkah," katanya. Soal koalisi, menurut Luthfi, komitmen PKS adalah koalisi permanen dengan Yudhoyono sampai masa jabatannya berakhir.

Luthfi menegaskan, tujuan PKS mendukung hak angket mafia pajak adalah untuk menyelesaikan masalah perpajakan di Tanah Air. Hal ini penting karena pajak merupakan komponen paling besar yang digunakan untuk pembangunan, yang efeknya dapat menyejahterakan rakyat.

"Semula kami berharap, jika gol, hak angket dapat menyelesaikan sejumlah persoalan pajak yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.