Menghunjam Tanah, Sayap CASA Patah... - Kompas.com

Menghunjam Tanah, Sayap CASA Patah...

Kompas.com - 12/02/2011, 18:20 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Pesawat CASA 212 milik Sabang Merauke Air Charter jatuh dalam posisi menghunjam ke tanah di Tanjung Berakit, Bintan, Sabtu (12/2/2011). Pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat mengadakan tes penerbangan.

Menurut Kepala Kelompok Keselamatan Penerbangan Bandara Hang Nadim Batam Elfi Amir, roda depan CASA 212 masuk ke dalam tanah. Sementara roda utama di bagian tengah hanya tinggal 1 meter di atas permukaan tanah.

"Adapun sayapnya patah. Namun, pesawat tidak sampai terbakar," kata Elfi.

Pesawat tersebut adalah pesawat kargo yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang di jalur Batam-Singapura.

Diberitakan sebelumnya, pesawat naas tersebut jatuh saat tes penerbangan, Sabtu (12/2/2011). Pesawat lepas landas dari Bandara Hang Nadim, Batam, pukul 13.18 WIB. Pesawat kehilangan kontak dengan radar Air Traffic Control (Pengatur Lalu Lintas Udara) Tanjung Pinang pukul 13.40 WIB.

Semua awak pesawat, berjumlah lima orang, tewas. Mereka adalah Fadlul Kharim (pilot), Reza Bukalo (kopilot), serta tiga teknisi, yakni Syahrul, Suroso, dan Sutanto.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLatief

    Terkini Lainnya

    Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

    Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

    Regional
    Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

    Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

    Nasional
    Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

    Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

    Edukasi
    Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

    Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

    Regional
    KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

    KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

    Nasional
    Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

    Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

    Regional
    Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

    Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

    Regional
    Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

    Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

    Edukasi
    Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

    Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

    Internasional
    Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

    Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

    Nasional
    6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

    6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

    Nasional
    Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi 'Online' Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

    Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

    Regional
    Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

    Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

    Edukasi
    Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

    Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

    Internasional
    Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

    Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

    Regional

    Close Ads X