200 Rumah Langganan Kebanjiran

Kompas.com - 07/02/2011, 16:28 WIB
EditorBenny N Joewono

MAMUJU, KOMPAS.com — Sekitar 200 unit rumah yang ada di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, sekitar 50 kilometer dari Kota Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi langganan banjir.

Rasyid, salah seorang tokoh masyarakat di Mamuju, Senin, mengatakan, sekitar 200 rumah masyarakat Desa Bonda, Kabupaten Mamuju, yang bermukim di muara Sungai Papalang Mamuju, selalu menjadi langganan banjir ketika musim hujan tiba.

Musim hujan yang selalau terjadi pada cuaca ektrem saat ini, telah membuat Sungai Papalang sering meluap akibat kerusakan hutan yang ada di hulu sungai itu karena pembalakan hutan yang terus terjadi.

Banjir akibat hujan di Desa Bonda itu membuat sekitar 200 rumah masyarakat menjadi langganan banjir, dan rumah warga selalu terendam banjir karena air selalu masuk ke rumah warga hingga setinggi lutut orang dewasa.

"Banjir dari Sungai Papalang juga memenuhi lapangan sepak bola di Desa Bonda yang terletak di pesisir Pantai Sulawesi, bahkan merendam perumahan warga tanpa bisa dikendalikan. Masyarakat hanya bertahan dengan mengungsikan barangnya ke tempat yang lebih tinggi," katanya, Senin (7/2/2011).

Banjir Sungai Papalang yang merendam permukiman warga tersebut kondisinya akan semakin parah karena permukiman warga juga selalu mendapat hantaman banjir rob dari perairan Sulawesi.

"Banjir di muara Sungai Papalang akan semakin parah lagi ketika bersamaan dengan banjir rob, air tampak di mana-mana di Desa Bonda yang terletak di pesisir pantai Kecamatan Papalang tanpa bisa diantisipasi warga," katanya.

Banjir rob dari laut dengan mudah masuk kepermukiman warga di Desa Bonda karena tanggul penahan ombak sepanjang 200 meter di Desa Bonda telah hancur sebelumnya akibat dihantam gelombang pasang.

Sudirman, tokoh masyarakat lainnya mengatakan, ketika banjir terjadi disertai banjir rob, warga hanya bisa berharap agar kondisinya tidak parah, yakni ketinggian air menjadi tidak wajar yang dapat merendam rumah penduduk serta isinya.

Ia meminta agar pemerintah di Mamuju dapat memberikan bantuan dengan membangun tanggul sungai dan tanggul air laut guna mengantisipasi banjir sungai dan banjir rob di Desa Bonda.

"Sudah bertahun-tahun masyarakat menantikan pembangunan tanggul di Desa Bonda ini, namun tidak pernah direalisasikan Pemkab Mamuju, sehingga masyarakat selalu khawatir dan terancam genangan air dari sungai dan laut," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.