Sejumlah Wilayah Dikepung Banjir

Kompas.com - 01/02/2011, 04:15 WIB
Editor

Pekanbaru, Kompas - Hujan yang mengguyur Provinsi Riau sepekan terakhir menyebabkan sejumlah kawasan terendam. Air menggenangi ribuan rumah penduduk di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru.

Hal itu dikatakan Firdaus MT, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau di Pekanbaru, Senin (31/1).

Kepala BPBD Kampar Fauzi Nurta mengatakan, banjir di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kampar, menyebabkan jembatan di Desa Batu Sasak terputus sehingga desa-desa di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Lima Puluh Kota di Sumatera Barat itu terisolasi. di Kecamatan Gunung Sahilan, sekitar 200 rumah terendam. Enam sekolah dan 600 hektar lahan perkebunan terendam air.

Jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Pekanbaru-Bukittinggi nyaris terputus. Sepertiga badan jalan di Kilometer 77 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Kotokampar, amblas.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu Juni Syafri menuturkan, 1.536 rumah terendam akibat luapan Sungai Rokan Kiri. Ribuan hektar kebun kelapa di Kecamatan Mandah terendam air selutut orang dewasa.

Di Pekanbaru, permukaan air Sungai Siak di Pintu Air Desa Nelayan, Kecamatan Rumbai, mencapai 170 cm dari kondisi normal 110 cm. Ribuan penduduk bersiap menghadapi banjir.

Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pekanbaru, hujan lebat masih akan mengguyur sebagian Riau dalam sepekan ke depan.

Kali Lamong

Luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin (31/1), makin meluas. Berdasarkan data Satuan Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Kabupaten Gresik, banjir menerjang 38 desa di lima kecamatan dan 1.657 hektar sawah. Demikian menurut Sekretaris Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Kabupaten Gresik Ahmad Nuruddin. Di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, jalan sepanjang 4 meter dan lebar 6 meter tergerus sedalam 1 meter.

Sementara itu, warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, diminta mewaspadai potensi meluapnya Sungai Pesisir yang mendangkal akibat tergelontor abu dan material vulkanik dari Bromo.

Camat Sumberasih, Slamet Riyadi, menyatakan, Sungai Pesisir atau Sungai Paser tiga kali meluap sejak awal Januari dan menggenangi puluhan rumah di Desa Pesisir dan Desa Sumur Mati. Kedua desa berjarak sekitar 60 km dari Bromo. (SAH/ACI/DIA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.