Lagi, 11.356 Ton Beras Thailand Masuk

Kompas.com - 28/01/2011, 15:43 WIB
EditorBenny N Joewono

MEDAN, KOMPAS.com — Beras sebanyak 11.356 ton asal Thailand masuk lagi ke Sumatera Utara untuk memperkuat stok dan pendistribusian beras komersial yang dimaksudkan pemerintah untuk membantu meredam harga jual bahan pokok utama itu.

"Sebelumnya yang sudah masuk ke Sumut mencapai 35.750 ton. Yang sudah dilepas atau dijual ke pasar 25.833 ton," kata Humas Bulog Sumut Rusli Siregar di Medan, Jumat (28/1/2011).

Beras asal Thailand, yang disebut Beraskita, itu terus masuk ke Sumut sepanjang harga beras di daerah itu masih mahal.

Dengan adanya beras itu diharapkan peredaran beras di pasar cukup memadai sehingga harga di pasar bisa turun.

"Tahun ini rencana awalnya, Bulog Sumut mendapat alokasi beras komersial asal Thailand itu 110.000 ton. Beras itu dijual ke pasar melalui pedagang yang menebusnya," katanya.

Di Indonesia hanya Sumut dan Jakarta yang menjadi pintu masuk beras komersial itu. Bulog melayani pembelian dari pembeli beras dengan pecah lima persen itu dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 6.400 per kg, untuk pembelian beras sebanyak 1.000 ton keatas.

Pasokan dan peredaran beras premium itu dilakukan pemerintah untuk membanjiri pasar di tengah harga jual bahan pangan utama itu masih bertahan menguat akibat produksi di dalam negeri masih ketat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X