Edan, Biaya Pasang Listrik Rp 5 Juta

Kompas.com - 23/01/2011, 15:36 WIB
EditorBenny N Joewono

GORONTALO, KOMPAS.com — Sejumlah warga di Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, mengeluhkan mahalnya biaya pemasangan jaringan instalasi listrik oleh PLN.

Salah seorang warga, Irwan, di Gorontalo, Minggu (23/1/2011), mengatakan, biaya pemasangan yang dibebankan kepada warga berbeda dengan tarif yang berlaku bagi pada konsumen lain.

"Tarif yang dibebankan kepada kami oleh pihak PLN sebesar Rp 5 juta, padahal setahu kami hanya sebesar Rp 2.600.000," ujar Irwan.

Warga telah melaporkan hal itu kepada pihak DPRD setempat untuk mendapatkan penjelasan yang detail tentang penentuan tarif pemasangan jaringan instalasi listrik baru.

Ketua Komisi II DPRD Boalemo Frangki Tumaliang mengatakan, setelah menerima laporan ini dari masyarakat, pihaknya telah memanggil pihak PLN untuk dimintai keterangan.

"Menurut pihak PLN, pemberlakuan tarif seperti itu karena di tempat tersebut belum memiliki Asosiasi Kelistrikan (Akli)," ujar Frangki.

Menurut dia, Akli merupakan pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan instalasi listrik. Daerah tersebut belum memiliki asosiasi tersebut sehingga pihak PLN harus membayar pihak lain untuk pemasangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Melalui negosiasi dengan pihak PLN atas pertimbangan kondisi ekonomi warga, PLN telah memenuhi permintaan mereka," katanya.

Keputusan terakhir dari rapat dengar pendapat tersebut, pihak PLN akan mengembalikan selisih dari kelebihan pembayaran biaya yang dibebankan kepada warga yaitu Rp 2.400.000.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X