Walfrida Akan Didampingi Pengacara

Kompas.com - 13/01/2011, 21:26 WIB
EditorBenny N Joewono

KUPANG, KOMPAS.com — KBRI Kuala Lumpur telah menunjuk praktisi hukum dari kantor pengacara Raftfizi & Rao selaku pembela bagi Walfrida Soik (17) dalam proses hukum yang dijalaninya di Malaysia.

"Yang bersangkutan kini ditahan di Penjara Pengkalan Chepa, Kota Bharu, Kelantan, dan sedang menunggu tanggal penetapan persidangan untuk pemeriksaan kasus tenaga kerja wanita asal Desa Raimanus, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, itu," kata Pemimpin Divisi Advokasi Pengembangan Inisiatif dan Advokasi Rakyat NTT Jan Pieter Windy, Kamis (13/1/2011) di Kupang.

Ia mengatakan hal ini mengutip siaran pers dari Kementerian Luar Negeri Indonesia Nomor 004/PR/I/2011/53 tanggal 11 Januari 2011 terkait penanganan kasus tuduhan pembunuhan terhadap majikan oleh TKI Walfrida Soik di Malaysia.

Menurut dia, pada 11 Desember 2010 staf KBRI Kuala Lumpur telah datang dan menemui Walfrida Soik di Kantor Polisi Daerah Pasir Mas, Kelantan, dan menyampaikan bantuan hukum untuk Walfrida.

"Pemerintah RI melalui KBRI Kuala Lumpur terus memantau dari dekat perkembangan hukum kasus pembunuhan yang melibatkan TKI tersebut," katanya.

Langkah ini membuat citra pemerintah semakin baik di mata TKI dan keluarganya, terutama yang sedang menunggu dipulangkan ke Tanah Air.

Sebelumnya, pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Effendi Ghazali, menyatakan, munculnya Gerakan Rp 1.000 untuk Pemulangan TKI Telantar disebabkan masyarakat sudah lelah menunggu pemerintah bertindak.

"Kita sudah malas menunggu dan dibohongi terus. Gerakan seperti ini biar ada tindakan konkretnya," kata Effendi.

Gerakan Rp 1.000 untuk Pemulangan TKI Telantar yang dimulai di Bundaran Hotel Indonesia, Rabu, itu digagas Migrant Care dan didukung berbagai kalangan yang peduli dengan nasib TKI.

Sebanyak 200 TKI saat ini telah tiga bulan tinggal di kolong jembatan di Arab Saudi, menunggu pemulangan oleh pemerintah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.