Masyarakat Dieng Gelar Sedekah Bumi

Kompas.com - 30/12/2010, 17:55 WIB

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Masyarakat Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (30/12/2010) menggelar ritual sedekah bumi sebagai wujud syukur dan permohonan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ritual tersebut diawali dengan pemotongan seekor kambing kendit (kambing hitam dengan bulu putih mengelilingi perut seperti ikat pinggang) di Balai Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, yang dipimpin tetua adat setempat, Mbah Naryono.

Usai dipotong, kepala kambing kendit tersebut selanjutnya ditanam di tengah Desa Dieng Kulon, sementara keempat kakinya ditanam di empat sudut desa.

Prosesi penanaman kepala dan kaki kambing tersebut diiringi dengan kesenian tradisional rodat (hadrah) yang melantunkan salawat.

Ketua panitia sedekah bumi, Alif Fauzi mengatakan, ritual yang digelar itu merupakan kegiatan rutin yang digelar menjelang hari Jumat terakhir di bulan Sura atau Muharram.

"Kebetulan besok merupakan hari Jumat terakhir di bulan Sura sehingga kami menggelar ritual ini yang merupakan tradisi budaya masyarakat Dataran Tinggi Dieng," kata Alif Fauzi.

Setelah pemotongan kambing kendit, ritual dilanjutkan dengan pergelaran wayang kulit sebanyak empat kali.

Menurut Alif Fauzi, pergelaran wayang kulit yang pertama digelar mulai pukul 13.00 WIB hingga Kamis sore.

"Nanti malam, Jumat siang dan Jumat malam juga ada pergelaran wayang kulit," kata Alif Fauzi.

Ritual sedekah bumi yang merupakan kegiatan rutin ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng.

"Karena besok (Jumat) malam merupakan malam pergantian tahun, kami juga akan menggelar pesta kembang api di Dataran Tinggi Dieng," katanya.


EditorBenny N Joewono

Close Ads X