Duh, Sumbangan Malah Dicuri dan Dijual

Kompas.com - 07/11/2010, 22:46 WIB
EditorTri Wahono

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ada saja orang jahat dan berperilaku tidak terpuji di tengah-tengah kesusahan belasan ribu korban letusan Merapi di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kurangnya relawan yang menjaga logistik yang membeludak membuat barang-barang bantuan untuk pengungsi kerap lenyap dicuri.

Koordinator Logistik Posko Maguwoharjo, Ian, mengakui hal tersebut. "Mereka mengaku pengungsi, minta barang, terus dibawa. Tapi kenyataannya malah dibawa ke mobil, diserahkan ke pengepul yang sudah siap menampung barang tersebut," kata Ian.

"Kami terima laporan barang-barang bantuan dijual ke penadah," imbuhnya. "Kita kekurangan orang untuk menjaga logistik. Hanya ada 150 orang, untuk melayani hampir 20 ribu pengungsi di tempat ini," kata Ian.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

    Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

    Regional
    Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

    Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

    Regional
    Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadianya

    Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadianya

    Regional
    Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

    Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

    Regional
    Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

    Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

    Regional
    Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

    Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

    Regional
    'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

    "Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

    Regional
    Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

    Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

    Regional
    Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

    Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

    Regional
    Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

    Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

    Regional
    Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

    Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

    Regional
    Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

    Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

    Regional
    Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

    Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

    Regional
    Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

    Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

    Regional
    Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

    Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X