Potongan Pesawat Lepas Setelah Ledakan - Kompas.com

Potongan Pesawat Lepas Setelah Ledakan

Kompas.com - 04/11/2010, 10:23 WIB

BATAM, KOMPAS.com - Jatuhnya dua potongan pesawat di kawasan Batam Center, Batam, Kamis (4/11/2010) siang telah menghebohkan warga Batam. Pasalnya, sejumlah potongan pesawat yang jatuh tersebut, mendarat di kawasan pemukiman warga.

"Tadi saya bicara dengan salah satu saksi mata. Dia loper koran. Dia bilang saat pesawat melintas, sempat terlihat ada ledakan kecil, dan diikuti dengan lepasnya beberapa bagian pesawat," kata wartawan Kompas FX. Laksana Agung S yang tengah menuju ke lokasi jatuhnya bagian pesawat tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, potongan pesawat yang disebut sebagai milik maskapai penerbangan Australia, Qantas berjenis Airbus itu berceceran di sekitar Simpang Kara, Legenda, Kecamatan Batam Kota.

Kapolsek Batam Kota AKP Heryana membenarkan penemuan serpihan tersebut. "Serpihan pesawat ada di beberapa lokasi," kata dia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorGlori K. Wadrianto

    Terkini Lainnya

    Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

    Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

    Regional
    Ada Pekerjaan 'Skybridge', Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

    Ada Pekerjaan "Skybridge", Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

    Megapolitan
    Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

    Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

    Nasional
    PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

    PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

    Megapolitan
    ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

    ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

    Edukasi
    Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

    Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

    Regional
    3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

    3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

    Nasional
    Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

    Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

    Regional
    Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

    Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

    Nasional
    Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

    Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

    Nasional
    Perpanjangan Ganjil-Genap demi Penuhi Target Kecepatan 21 Km Per Jam

    Perpanjangan Ganjil-Genap demi Penuhi Target Kecepatan 21 Km Per Jam

    Megapolitan
    Tak Ada di RKPD, Taufik Paksa Anggaran Rehab Kantor Lurah dan Camat Masuk APBD

    Tak Ada di RKPD, Taufik Paksa Anggaran Rehab Kantor Lurah dan Camat Masuk APBD

    Megapolitan
    Selasa, Polisi Periksa Sohibul Iman Terkait Laporan Fahri Hamzah

    Selasa, Polisi Periksa Sohibul Iman Terkait Laporan Fahri Hamzah

    Megapolitan
    Surabaya Dilewati Dua Sesar Aktif Berpotensi Gempa, Apa yang Dilakukan Pemkot?

    Surabaya Dilewati Dua Sesar Aktif Berpotensi Gempa, Apa yang Dilakukan Pemkot?

    Regional
    PKS Perbolehkan Kampanye Negatif, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu

    PKS Perbolehkan Kampanye Negatif, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu

    Nasional
    Close Ads X