Truk Penambang Pasir Ganggu Evakuasi

Kompas.com - 01/11/2010, 18:56 WIB
EditorMarcus Suprihadi

 

KLATEN, KOMPAS.com- Sejumlah pengungsi yang mencoba kembali ke dusunnya, Senin (1/11/2010) pagi tadi sempat terjebak dan tidak bisa kembali ke lokasi pengungsian ketika Gunung Merapi kembali meletus pukul 10.23.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 08.30, sejumlah warga Desa Balerante, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Klaten, meninggalkan lokasi pengungsian di Lapangan Bawukan untuk menengok rumahnya masing-masing.

Ketika kemudian Merapi meletus, mereka kesulitan untuk kembali ke lokasi pengungsian. Sebab, jalur evakuasi sepanjang 10 kilometer tertutup oleh kendaraan truk-truk pengangkut pasir yang bandel dan tetap beroperasi.

Menurut Wurjanto, warga Desa Balerante, saat Merapi meletus lagi banyak warga masih mencari rumput di ladang. Mereka langsung kabur dan berlarian turun ke bawah. Ada yang lari, ada yang kabur menggunakan sepeda motor, namun upaya evakuasi juga tidak lancar, karena jalan jalur evakuasi dipenuhi truk-truk penambang pasir yang menolak minggir saat warga panik melihat gumpalan awan panas menyelimuti langit di atas dusun mereka.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X