Jabar Sumbang Rp 500 Juta untuk Merapi

Kompas.com - 01/11/2010, 17:04 WIB
EditorMarcus Suprihadi

BOGOR, KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera mengirim bantuan berupa dana untuk tanggap darurat sebesar Rp 1,5 miliar bagi korban bencana di Mentawai dan Merapi.

"Ini wujud kepedulian kami sebagai sesama anak bangsa. Atas nama masyarakat Jawa Barat, kami segera mengirim Rp 1 mililar untuk masyarakat Mentawai dan Rp 500 juta untuk masyarakat korban letusan Gunung Merapi, kata Gubernur Ahmad Heryawan, sebagaimana siaran pers yang dikeluarkan Humas Pemprov Jawa Barat, Senin (1/11/2010) siang.

Heryawan menjanjikan, peroses administrasi pencarian dana bagi korban bencana alam tersebut, selesai minggu ini juga. Sehingga, dana dapat digunakan secepatnya untuk meringankan para korban.

Berkaitan dengan persoalan bencana alam, Heryawan mengusulkan agar ada pengumpulan dana dari setiap pemerintah daerah. Tujuannya, agar ada dana tanggap darurat yang standby dan siap dicairkan bila sewaktu-waktu ada bencana.

Besaran disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kas daerah, misalkan dari pemerintah kabupaten/kota ditetapkan berapa dan pemerintah provinsi ditetapkan berapa.    

"Kita harus membangun kebersamaan menanggapi banyaknya musibah bencana di tanah air. Dana yang kita kumpulkan bersama digunakan untuk kepentingan tanggap darurat," ujarnya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

    Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

    Regional
    Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

    Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

    Regional
    Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

    Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

    Regional
    Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

    Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

    Regional
    Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

    Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

    Regional
    Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

    Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

    Regional
    Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

    Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

    Regional
    Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

    Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

    Regional
    Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

    Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

    Regional
    Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

    Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

    Regional
    Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

    Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

    [POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

    Regional
    Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

    Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

    Regional
    Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

    Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

    Regional
    Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

    Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X