Letusan Merapi Disusul Hujan Pasir Tebal

Kompas.com - 30/10/2010, 01:47 WIB

SLEMAN, KOMPAS.com — Kepanikan warga belum reda setelah Gunung Merapi bergemuruh, Sabtu (30/10/2010) sekitar pukul 01.00. Kini, ribuan warga dipanikkan lagi oleh hujan pasir yang cukup tebal.  

Sebaran pasir Merapi tergolong jauh. Fotografer KOMPAS.com Kristianto Purnomo dari kantor Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaporkan, hujan pasir juga terasa di lokasi tersebut.

Padahal, kantor desa tersebut berlokasi di Jalan Kaliurang Km 19, sementara jarak antara lokasi tersebut ke Kaliurang sekitar 12 km. Adapun dari Kaliurang ke puncak Merapi lebih dari 5-6 km. Artinya, sebaran pasir dan abu dari puncak Merapi mencapai radius sekitar 20 km.

Kristianto Purnomo melaporkan pula, jarak pandang menjadi sangat terbatas. Ia tidak bisa bergerak ke mana-mana karena pasir terus mengguyur. "Masih hujan pasir, naik motor pun susah, kaca helm tertutup abu. Kalau tidak pakai helm, mata tertutup pasir," kata Kristianto.


Tim SAR dibantu para relawan langsung membagikan masker kepada para pengungsi. Mereka juga diminta untuk masuk ke ruang kantor desa dan kamp pengungsian di dekatnya. Mereka umumnya orang-orang tua, perempuan, dan anak-anak.

Kapasitas kamp pengungsi dan kantor desa tak mencukupi untuk menampung ribuan pengungsi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    Editoryuli
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

    Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

    Regional
    Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

    Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

    Regional
    4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

    4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

    Regional
     Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

    Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

    Regional
    Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran 'Wirid' yang Dibaca Risma

    Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran "Wirid" yang Dibaca Risma

    Regional
    Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

    Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

    Regional
    Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

    Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

    Regional
    Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

    Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

    Regional
    Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

    Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

    Regional
    Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

    Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

    Regional
    Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

    Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

    Regional
    Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

    Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

    Regional
    Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

    Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

    Regional
    Tidak Netral Saat Pemilu, Ketua Bawaslu Surabaya Dipecat

    Tidak Netral Saat Pemilu, Ketua Bawaslu Surabaya Dipecat

    Regional
    Cerita Laila-Laili, Si Kembar Lumpuh yang Dibesarkan Penjual Karak

    Cerita Laila-Laili, Si Kembar Lumpuh yang Dibesarkan Penjual Karak

    Regional
    Close Ads X