Permukiman Warga Direlokasi ke Bukit

Kompas.com - 29/10/2010, 10:00 WIB
EditorTri Wahono

PADANG, KOMPAS.com — Pemerintah segera membangun rumah-rumah sederhana di perbukitan Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai, untuk korban tsunami di daerah tersebut. Rumah-rumah itu untuk penampungan sementara hingga adanya bantuan bagi warga untuk mendirikan tempat tinggal yang baru di daerah perbukitan.

"Rumah-rumah itu akan dibangun dengan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pembersihan lokasi menjadi tanggung jawab pemerintah lokal," kata Ketua BNPB Syamsul Muarif didampingi Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di Padang, Kamis (28/10/2010) malam.

Rumah relokasi itu diutamakan bagi warga yang rumahnya roboh dan hilang disapu tsunami. Warga yang direlokasi tidak dibolehkan lagi kembali ke pesisir pantai untuk mendirikan kembali rumahnya.

Untuk membangun rumah relokasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terpaksa menebang kayu hutan di Pulau Sipora. Penebangan kayu dilakukan karena dipastikan bahan bangunan berupa papan dan balok yang siap pakai tidak tersedia daerah bencana tersebut. Namun, menurut Gubernur, penebangan tersebut sudah seizin Kepala Kepolisian Daerah dan Kejaksaan dan hanya untuk kepentingan tanggap bencana.

Irwan percaya, pembangunan rumah relokasi akan cepat dilaksanakan, apalagi korban tsunami sudah bersedia direlokasikan dari permukiman lama yang telah porak poranda karena gempa dan tsunami. Rumah itu dibangun secara bertahap, mana yang selesai langsung ditempati dan pendataan korban yang akan menempatinya tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

    Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

    Regional
    Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

    Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

    Regional
    Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

    Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

    Regional
    67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

    67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

    Regional
    Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

    Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

    Regional
    Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

    Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

    Regional
    Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

    Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

    Regional
    Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

    Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

    Regional
    Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

    Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

    Regional
    Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

    Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

    Regional
    Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

    Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

    Regional
    Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

    Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

    Regional
    Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

    Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

    Regional
    Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

    Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

    Regional
    Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

    Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X