Gubernur Dibui, Rumah Mewahnya Sepi - Kompas.com

Gubernur Dibui, Rumah Mewahnya Sepi

Kompas.com - 23/10/2010, 00:12 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Rumah pribadi Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin di Jalan Eka Dharma, Kecamatan Medan Johor, Jumat (22/102010) malam, terlihat sepi setelah dia dikirim ke bui oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta.

Gerbang utama rumah mewah Syamsul Arifin terkunci rapat dan nyaris tidak terlihat aktivitas. Sementara itu, beberapa petugas keamanan terlihat duduk sambil menonton televisi di dalam bangunan rumah semi-permanen yang lokasinya persis bersebelahan dengan kediaman Syamsul Arifin. 

Pemandangan serupa juga terlihat di rumah dinas gubernur di Jalan Jenderal Sudirman. Beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja tampak berjaga di dekat gerbang utama dan di pos induk yang berjarak sekitar 10 meter dari gedung gubernuran Medan.

Di halaman rumah dinas itu juga tidak terlihat satu pun mobil parkir, baik mobil tamu maupun mobil dinas gubernur.

Syamsul Arifin yang juga Ketua Partai Golkar Sumut ditahan KPK sejak Jumat malam terkait dugaan terlibat kasus penyalahgunaan dana APBD Kabupaten Langkat sejak tahun 1999 hingga 2007.

Sebelum dititipkan di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta, Syamsul telah berstatus tersangka sejak sekitar April 2010. Akibat kasus tersebut, negara diperkirakan dirugikan sekitar Rp 99 miliar.


Editoryuli

Terkini Lainnya

Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan
Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Nasional

Close Ads X