19 Siswa Batam Kesurupan

Kompas.com - 19/10/2010, 10:51 WIB
EditorIgnatius Sawabi

BATAM, KOMPAS.com — Sedikitnya 19 siswi SMAN 2 Batam di Belakang Padang kembali kesurupan makhluk halus, Selasa (19/10/2010). Mereka histeris dan meronta-ronta.

Siswa yang awalnya sedang mengikuti yasinan untuk mendengar pengarahan dari guru sebelum proses belajar dimulai, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari salah satu siswi.

Suara teriakan pun terdengar lagi dari siswi lainnya. Para guru dan siswa laki-laki saling bergantian mengangkat siswi yang kesurupan ke mushala.

Meski satu per satu siswa berteriak histeris karena kesurupan, kegiatan yasinan tetap berlangsung hingga selesai. Siswa kesurupan yang pada umumnya wanita itu masih ditenangkan oleh para guru dan siswa laki-laki lainnya.

Bahkan, Kepala Kepolisian Sektor Kota Belakang Padang AKP Raja Buntat Abbas juga ikut turun untuk menenangkan sejumlah siswa yang kesurupan itu.

"Tadi, sebelum proses belajar dimulai, kami berkumpul dulu di lapangan voli untuk menggelar yasinan dan doa bersama. Namun, tiba-tiba salah satu siswi langsung berteriak histeris dan meronta-ronta. Tidak lama berselang, teriakan terdengar dari siswi lainnya. Suasana saat itu kembali tegang dan panik," ujar Jamal, Wakil Kepala SMAN 2 Batam bidang Kurikulum.

Sehari sebelumnya, sebanyak 42 siswi SMA Negeri 2 Batam juga kesurupan. Proses belajar-mengajar sempat dihentikan ketika itu. (*)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Regional
Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Regional
Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Regional
20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

Regional
Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Regional
Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Regional
Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Regional
Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Regional
Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X