Bus Hantam Pohon, 6 Luka

Kompas.com - 12/09/2010, 04:41 WIB
EditorJosephus Primus

SURABAYA, KOMPAS.com - Enam orang terluka akibat bus Akas jurusan Purabaya (Bungurasih) ke Sumenep, Madura, yang  mereka tumpangi menabrak pohon di Jalan Perak Timur, Surabaya, Sabtu (11/9/2010) malam.     Bus yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Ujung tersebut menabrak pohon setelah rem bus yang dikemudikan Fariz tak berfungsi alias blong. Keenam korban langsung mendapat bantuan dan perawatan medis. "Lima korban mengalami luka ringan dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan, sedangkan satu korban lainnya yakni Muhammad, yang juga kernet bus, mengalami luka cukup parah dan harus mendapat perawatan khusus di Rumah Sakit PHC Tanjung Perak," ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Aiptu As’at kepada wartawan di lokasi kejadian.     Korban luka berat atas nama Muhammad (35). Pria asal Sumenep tersebut mengalami cedara otak berat, karena ketika peristiwa terjadi ia terpental dan mengalami benturan luar biasa dengan benda keras.     "Kalau lukanya tambah parah, mungkin korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr. Soetomo untuk mendapat perawatan lebih intensif," tutur dia.     Dijelaskan As’at, kecelakaan terjadi ketika bus nomor polisi N 7140 US itu melintas di Jalan Perak Timur dari arah utara. Kemudian, dari arah bersamaan tiba-tiba muncul angkutan kota (angkot) dan sempat membuat sopir bus panik.     Karena itulah, lanjutnya, sopir bus membanting ke arah kanan dan bermaksud menghentikan laju bus. Namun tanpa diduga oleh sopir, rem busnya blong sehingga tidak berfungsi. "Bus baru berhenti setelah menabrak pohon. Lima penumpangnya mengalami luka ringan dan kernetnya yang berada persis di pintu depan sebelah kiri terpental. Sedangkan penumpang lainnya panik dan shock," tukasnya.     Kondisi bus yang saat kejadian ditumpangi sekitar 25 orang tersebut mengalami rusak parah dan ringsek di bagian depannya. Oleh polisi, bus dipasang garis polisi dan sopirnya dimintai keterangan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jalan Kalianget. "Semua penumpang telah melanjutkan perjalanan menggunakan bus lain ke tujuan semula," tambah As’at.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.