KPU Laporkan Bupati Jembrana ke Polisi

Kompas.com - 06/08/2010, 16:46 WIB
EditorTri Wahono

DENPASAR, KOMPAS.com — Karena dianggap menghalang-halangi proses pemilihan umum kepala daerah di Kabupaten Jembrana, Jumat (6/8/2010) sore KPU Jembrana melaporkan Bupati Jembrana I Gede Winasa ke Polda Bali.

Setibanya di Polda Bali, Ketua KPU Jembrana I Putu Wahyu Dhiantara, didampingi Ketua KPU Provinsi Bali Gusti Lanang Perbawa langsung menuju ruang Ditreskrim Polda Bali untuk melapor sekaligus menyampaikan sejumlah bukti untuk memperkuat laporan ini.

"Jadi intinya adalah kami melakukan pelaporan terkait tindakan pidana yang dilakukan Winasa," ujar Ketua KPU Jembrana I Putu Wahyu Dhiantara sesaat sebelum memasuki ruang Ditreskrim Polda Bali.

Indikasi gangguan dan upaya penggagalan pilkada ini di antaranya pencairan anggaran yang tidak tepat. Seharusnya dana tersebut cair bulan Januari. Namun, anggaran baru dicairkan pada bulan Juni, padahal pelaksanaan pilkada seharusnya tanggal 26 Agustus mendatang.

Akibat pencairan dana yang terlambat, KPU Jembrana gagal melaksanakan pilkada bulan Agustus ini dan terpaksa mengundur jadwal pemilukada pada tanggal 27 Desember mendatang.

"Indikasi lain DP 4 (daftar pemilih sementara) tidak diserahkan sesuai tahapan," tambah Putu Wahyu. Yang lebih parah lagi, baliho KPU yang berisi sosialisai tahapan pemilu diturunkan paksa dan disamakan dengan papan reklame yang sifatnya komersial.

Upaya penggagalan pilkada ini menurut KPU Jembrana diduga sebagai strategi Winasa yang rencananya akan kembali mencalonkan diri. Namun, kali ini ia bukan sebagai calon bupati melainkan calon wakil bupati karena Winasa sudah memimpin selama 2 periode.

Uniknya, Winasa akan maju berpasangan dengan anak kandungnya sendiri, Patriana Krisna, dalam Pemilukada Jembrana mendatang. Masa jabatan Winasa sendiri akan berakhir tanggal 15 November mendatang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X