DPRD Jabar Khawatir Dualisme HKTI

Kompas.com - 16/07/2010, 14:08 WIB
EditorI Made Asdhiana

BANDUNG, KOMPAS.com - Anggota Komisi B DPRD Jawa Barat, Donny Ahmad Munir, mengatakan dualisme kepemimpinan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) membuat pengurus HKTI tidak lagi satu visi memajukan petani.

"HKTI dibentuk untuk menghimpun kekuatan petani dan memberdayakan petani. Saya  prihatin terjadi dualisme," ujar Doni, di Bandung, Jumat (16/7/2010).

Doni berharap, kedua pihak yang berseteru dapat melakukan islah atau berdamai. "Kita berharap kedua pihak bisa berdamai," katanya.

Dualisme kepemimpinan HKTI di tingkat pusat, kata Doni, dikhawatirkan berpotensi buruk terhadap pengurus HKTI.

Dualisme yang disebutkan pasalnya Munas HKTI di Denpasar memilih secara aklamasi Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum HKTI 2010-2015 sedangkan Munas HKTI di Denpasar memilih Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Umum HKTI 2010-2015.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X