MOS SMA/SMK di Bantul Diawasi Tim 15

Kompas.com - 14/07/2010, 18:40 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BANTUL, KOMPAS.com - Untuk menghindari pelanggaran dan penyimpangan pelaksanaan masa orientasi siswa atau MOS di lingkungan SMA/SMK di Bantul, Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal telah membentuk tim 15. Tim tersebut akan melaporkan hasil pantauannya ke kepala dinas.

Bagi sekolah yang terbukti melanggar akan diberi sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran. "MOS harus sesuai Perbup Nomor 28 Tahun 2010 tentang Pedoman pelaksanaan penerimaan peserta didik baru, Bab V11, MOS harus menghindarkan perpeloncoan, tindakan kekerasan, tetapi harus bersifat pendidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal Kabupaten Bantul, Masharun Gazalie, Rabu (14/7).

Menurutnya, MOS harus lebih banyak fokus pada pengenalan lingkungan sekolah. Lingkungan yang dimaksud meliputi fisik, kurikulum, dan tata personalia dan administrasi.

"Terkait adanya sejumlah sekolah yang mengharuskan siswa mengenakan pernak-pernik, Masharun mengatakan, selama tidak memberatkan siswa pihaknya tidak mempersoalkannya. kalau pernak-perniknya merepotkan baru kami tegur," katanya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

    Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

    Regional
    Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

    Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

    Regional
    BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

    BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

    Regional
    Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

    Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

    Regional
    Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

    Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

    Regional
    Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

    Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

    Regional
    8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

    8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

    Regional
    Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

    Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

    Regional
    Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

    Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

    Regional
    7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

    7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

    Regional
    Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

    Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

    Regional
    22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

    22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

    Regional
    Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

    Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

    Regional
    Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

    Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

    Regional
    Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

    Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X