Masa Orientasi Siswa Tak Boleh Diwarnai Kekerasan

Kompas.com - 14/07/2010, 04:29 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menegaskan, masa orientasi siswa atau MOS tidak boleh diwarnai kekerasan fisik maupun psikis. Kepala sekolah yang membiarkan terjadinya kekerasan selama berlangsungnya MOS akan dikenakan sanksi.

Menurut Nuh di Jakarta, Selasa (13/7), MOS semestinya dimanfaatkan untuk penyesuaian atau menyempurnakan proses adaptasi siswa di tempat yang baru. Siswa diperkenalkan pada tradisi atau nilai-nilai positif proses belajar dan mengajar di sekolah tersebut. ”Karena itu, tidak selayaknya MOS diisi dengan kegiatan perpeloncoan yang bertentangan dengan pendidikan karakter,” kata Nuh.

Kepala sekolah selaku penanggung jawab proses belajar dan mengajar di sekolah, tutur Nuh, harus mengawasi betul pelaksanaan MOS. Pihaknya tidak segan-segan menindak tegas kepala sekolah yang membiarkan pelanggaran di institusi pendidikan.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Bimbingan Konseling Indonesia M Dimyati mengatakan, pihak sekolah seharusnya mengontrol peran siswa senior terhadap siswa baru. Namun kenyataannya, peran pengawasan ini lemah. Terbukti banyak MOS diisi dengan kegiatan-kegiatan yang tidak jelas tujuan dan nilai edukasinya. Contohnya, memakai atribut yang aneh-aneh ke sekolah, rambut dikucir banyak, dan tugas-tugas lainnya. ”Hal seperti itu nilai edukasinya apa?” kata Dimyati.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Nusa Tenggara Timur Yoseph Aman Mamulak melarang MOS diisi dengan kekerasan. ”Kekerasan di awal masa pendidikan akan melahirkan kekerasan baru,” ujarnya.

Di Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya menurunkan tim untuk memantau pelaksanaan MOS dan mencegah dilakukannya kekerasan selama MOS berlangsung. (LUK/KOR)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Ratusan Perempuan Senam Zumba Abaikan Protokol Kesehatan di Kantor Bupati Lombok Tengah

Viral Video Ratusan Perempuan Senam Zumba Abaikan Protokol Kesehatan di Kantor Bupati Lombok Tengah

Regional
Ekonomi Tak Menentu, Guru Honorer di Bogor Pilih Bisnis Jahit Busana Kucing

Ekonomi Tak Menentu, Guru Honorer di Bogor Pilih Bisnis Jahit Busana Kucing

Regional
Baru Dua Bulan Merantau, Penjual Bakso Ditendang hingga Terpental gara-gara Salah Paham Harga

Baru Dua Bulan Merantau, Penjual Bakso Ditendang hingga Terpental gara-gara Salah Paham Harga

Regional
Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

Regional
Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

Regional
Teriakkan Kata 'Bunuh' di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

Teriakkan Kata "Bunuh" di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

Regional
Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

Regional
29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Regional
Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Regional
BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X