KPU: Widya Menangkan Pilkada Kendal - Kompas.com

KPU: Widya Menangkan Pilkada Kendal

Kompas.com - 11/06/2010, 20:53 WIB

KENDAL, KOMPAS.com - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti-M. Mustamsikin (Yakin) memenangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kendal 2010 berdasarkan rekapitulasi suara oleh komisi pemilihan umum (KPU) setempat, Jumat.

Dari total sebanyak 515.070 suara yang terkumpul, pasangan "Yakin" memperoleh 207.116 suara (43,22 persen), disusul pasangan Siti Nurmarkesi-Indar Wimbono (Sinar) dengan 102.677 suara (21,43 persen). 

Pasangan Nur Khadziq-R. Mastur Darori (Kangmas) menempati urutan ketiga dengan perolehan 98.862 suara (20,63 persen), setelah itu pasangan Sugiono-M. Abdullah (Giad) dengan 50.039 suara (10,44 persen). Urutan terakhir ditempati pasangan Supriyono-Nasikhin (Sunan) yang hanya memperoleh 20.501 suara (4,28 persen), sedangkan jumlah surat suara yang dinyatakan rusak mencapai 35.875 suara. 

Rekapitulasi perolehan suara Pilkada Kendal 2010 tersebut dihadiri saksi-saksi dari para calon, Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kendal, tim kampanye, panitia pemilihan kecamatan (PPK), dan pejabat terkait. Sekretaris KPU Kendal, Muryono, mengatakan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2010 tersebut lebih rendah dibandingkan dengan saat penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilu Presiden 2009. 

"Tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Kendal 2010 sebesar 70,36 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 732.017 pemilih, sehingga ada sebanyak 216.947 pemilih yang tidak menggunakan hak pilih," katanya.  Ia mengatakan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu dan Pemilu Presiden 2009 mencapai sekitar 73 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan partisipasi pemilih saat Pilkada Kendal 2010. 

Ia mengemukakan, hal tersebut kemungkinan disebabkan banyak masyarakat yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) dan berangkat atau berada ke luar negeri saat penyelenggaraan Pilkada Kendal 2010. Padahal, kata dia, nama-nama mereka sudah dimasukkan dalam DPT dan pihaknya tidak mungkin mencoretnya karena itu akan menghilangkan hak pilih, meski ternyata tidak hadir hingga penyelenggaraan Pilkada Kendal 2010. 

"Kendal merupakan salah satu daerah pemasok TKI dan tenaga kerja wanita (TKW) terbesar, dan hal tersebut memang menjadi permasalahan klasik yang dihadapi saat penyelenggaraan pemilihan semacam ini," katanya. Namun, katanya, partisipasi masyarakat dalam Pilkada Kendal tersebut sudah cukup bagus, mengingat banyaknya masyarakat yang menjadi TKI dan TKW sehingga tidak dapat menggunakan hak pilihnya. 

Hasil rekapitulasi perolehan suara itu, katanya, akan ditetapkan dalam Rapat Pleno KPU Kendal pada Sabtu (12/6), setelah itu penetapan pasangan pemenang pada 17 Juni 2010. 

Pasangan "Yakin" juga unggul dalam penghitungan cepat yang dilakukan KPU Kendal dan ditutup pada Minggu (6/6) sekitar pukul 20.30 WIB, dengan total suara yang berhasil dihimpun saat itu sebanyak 415.388 suara.


EditorRobert Adhi Kusumaputra

Close Ads X