Calon TKW NTT Diperkosa Tukang Ojek

Kompas.com - 01/06/2010, 14:18 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

KUPANG, KOMPAS.com — Malang benar nasib RN (14), salah satu calon tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Nifukiu, Kecamatan Amanuban Timur, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Setelah diusir petugas Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), Yoseph (32), di Kupang, RN malah digagahi tukang ojek sampai trauma. Peristiwa naas yang menimpa RN berlangsung di Pantai Kupang, Kupang, Selasa (1/6/2010) pukul 03.00 Wita.

Awal kisah, Senin (31/5/2010), RN diusir salah satu petugas PJTKI yang merekrutnya dari Desa Nifukiu, 98 km dari Kota Kupang. RN bersama 50 calon TKW direkrut petugas PJTKI untuk diberangkatkan ke Malaysia. Namun, sebelum diberangkatkan, mereka ditampung di rumah kediaman Yoseph di Kupang.

Setelah dua bulan ditampung di rumah itu, RN merasa bosan, kemudian meminta pulang ke kampung asalnya, Nifukiu, karena terlalu lama menunggu. Sesuai rencana, Yoseph menunggu calon TKW lain dari Belu dan Timor Tengah Utara sebanyak 300 orang untuk diberangkatkan ke kantor pusat PJTKI di Jakarta.

Merasa terlalu didesak oleh RN, Yoseph yang juga warga Timor Tengah Selatan ini mengusir RN dari tempat penampungannya pada Senin (31/5/2010) pukul 02.00 Wita. Kepada petugas Polresta Kupang di Kupang, Senin (1/6/2010), RN menuturkan, ia kemudian berjalan kaki menuju pangkalan ojek di sekitar kediaman Yoseph.

Ia lalu bertemu dengan seorang ojek yang tidak diketahui namanya. RN lalu meminta tukang ojek mengantarnya ke kediaman anggota keluarga di Oebobo, di samping pasar. Namun, tukang ojek justru malam itu membawa RN menuju pantai Kupang, sekitar 5 km dari Oebobo.

Di pantai yang biasa kaum muda-mudi Kupang nongkrong itu, sang tukang ojek memaksa RN membuka celana dan bajunya, tetapi ditolak. Tukang ojek kemudian membanting RN sampai terjatuh di pasir kemudian menekan anggota tubuh RN ke pasir sambil melucuti pakaian korban.

Saat itu korban hendak berteriak minta tolong, tetapi dicekik lehernya oleh pelaku sampai korban nyaris sulit bernapas. Seusai memerkosa RN, tukang ojek melarikan diri dengan sepeda motornya. Sementara RN berjalan tertatih-tatih menuju emperan toko terdekat.

Sekitar pukul 05.30 Wita, RN menumpang angkutan kota menuju kediaman anggota keluarga di Oebobo. Ia lalu menceritakan kisah pilu ini. Anggota keluarga yang mendengar laporan itu langsung berang. Mereka langsung melapor ke polisi dan sebagian lagi mencari pelaku yang diduga mangkal di sekitar pangkalan ojek Oebobo. Kasus ini sedang ditangani Polresta Kupang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.