Ada 14 Kasus Hutan Tak Cukup Bukti

Kompas.com - 23/04/2010, 13:57 WIB
EditorGlo

JAKARTA, KOMPAS.com - Laporan Indonesian Corruption Watch (ICW) kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengenai penerbitan surat perintah penghentian penyidikan atau SP3 atas 14 kasus kejahatan kehutanan di Riau tahun 2008 mendapat tanggakan dari Mabes Polri.

Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Kombes Zainuri Lubis mengatakan, 14 kasus itu dihentikan karena penyidik Polda Riau tidak memiliki bukti kuat untuk melanjutkan perkara ke pengadilan. Polri beralasan, berkas perkara 14 kasus yang dilimpahkan penyidik selalu dikembalikan oleh pihak kejaksaan (P19). "Dari pada kasus menggantung, maka lebih baik di SP3," jelas dia.

Dikatakan Zainuri, jika kepolisian nantinya memiliki bukti yang dapat memperkuat adanya kejahatan, pihaknya akan membuka kembali kasus itu. "SP3 itu bisa dibuka kembali asal ada bukti yang menguatkan," ucapnya.

Seperti diberitakan, dalam laporan ICW kemarin, ada 12 pejabat yang terindikasi terlibat mafia hukum dalam penerbitan SP3 itu. Mereka yaitu dua pejabat Mabes Polri yang penah bertugas di Riau, satu pejabat Kementerian Kehutanan, Gubernur Riau, empat Bupati, dan empat mantan kepala dinas kehutanan.

Versi ICW, kerugian negara akibat kejahatan kehutanan itu mencapai Rp 2,2 triliun. Menanggapi data ICW, Zainuri mengatakan, "informasi (ICW) itu mudah-mudahan didukung data yang kuat," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

Regional
Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Regional
Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Regional
1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 2 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 2 Juni 2020

Regional
'New Normal' Pertama di Jateng, Objek Wisata di Kota Tegal Ramai Dikunjungi

"New Normal" Pertama di Jateng, Objek Wisata di Kota Tegal Ramai Dikunjungi

Regional
Fakta Bupati Melawi dan 5 Keluarganya Positif Covid-19, Berawal Menantu Melahirkan di Jakarta

Fakta Bupati Melawi dan 5 Keluarganya Positif Covid-19, Berawal Menantu Melahirkan di Jakarta

Regional
Kasus Pemukulan Sopir Logistik di Posko Perbatasan, Kapolres Ngada: Itu Tidak Benar

Kasus Pemukulan Sopir Logistik di Posko Perbatasan, Kapolres Ngada: Itu Tidak Benar

Regional
Warga Tewas Usai Tergencet Batu selama 10 Jam, Berawal Saat Mencari Bonsai di Perbukitan

Warga Tewas Usai Tergencet Batu selama 10 Jam, Berawal Saat Mencari Bonsai di Perbukitan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Juni 2020

Regional
Diteror karena Jadi Pembicara Diskusi CLS UGM, Guru Besar UII Yogya Lapor Polisi

Diteror karena Jadi Pembicara Diskusi CLS UGM, Guru Besar UII Yogya Lapor Polisi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Juni 2020

Regional
Korupsi BLT Covid-19, Kepala Dusun dan Anggota BPD Ditangkap

Korupsi BLT Covid-19, Kepala Dusun dan Anggota BPD Ditangkap

Regional
Sapi Seharga Rp 85 Juta yang Viral Sering Ditunggangi ke Minimarket untuk Beli Kue dan Rokok

Sapi Seharga Rp 85 Juta yang Viral Sering Ditunggangi ke Minimarket untuk Beli Kue dan Rokok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X