Pawang Kalahkan Buaya Pemangsa 2 Manusia di Mamuju - Kompas.com

Pawang Kalahkan Buaya Pemangsa 2 Manusia di Mamuju

Kompas.com - 07/04/2010, 21:51 WIB

MAMUJU, KOMPAS.com - Seekor buaya pemangsa manusia sepanjang 4,8 meter ditangkap seorang pawang di muara sungai Pedanda, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat.

Sahari, seorang warga Desa Pedanda, mengatakan, buaya itu bukan cuma sekali memangsa manusia sebelum akhirnya ditangkap, Selasa (6/4/2010). "Sudah dua orang yang dimakan buaya itu," kata Sahari, Rabu (6/4/2010). 

Menurut dia, warga di sekitar sungai tersebut kemudian meminta bantuan pawang buaya dari Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju. "Kemarin, saat buaya itu muncul, pawang kemudian menangkapnya menggunakan perahu dengan membawa tombak," katanya.

Ia mengatakan, pawang tersebut sempat duel dengan buaya. Pawang berhasil mengalahkannya dengan menancapkan tombak ke punggung buaya. Buaya itu pun tidak berkutik dan tampak lemas.

"Saat itulah, mulut buaya diikat oleh pawang, kemudian dibawa ke darat dibantu warga, dan diikat di pohon mangga," katanya. Buaya ganas yang kalah tapi masih dibiarkan hidup itu kini jadi tontonan gratis warga, bahkan pejabat setempat.


Editoryuli

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X