Polisi Razia Pendatang di Tanjung Pinang - Kompas.com

Polisi Razia Pendatang di Tanjung Pinang

Kompas.com - 16/03/2010, 02:00 WIB

TANJUNG PINANG, KOMPAS.com - Polisi Resor Kota (Polresta) Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau (Riau) melakukan razia terhadap pendatang di pelabuhan domestik dan internasional Sri Bintan Pura Tanjung Pinang untuk mengantisipasi masuknya teroris.
   
"Razia ini digelar untuk mengantisipasi masuknya orang dan barang ke Tanjung Pinang yang berkaitan dengan kegiatan teroris di Aceh," kata Kapolresta Tanjung Pinang AKBP Djoko Rudi di Tanjung Pinang, Senin (15/3/2010) sore.
   
Djoko mengatakan, razia terhadap pendatang dan barang tersebut difokuskan pada pelabuhan domestik dan internasional Sri Bintan Pura. Di pelabuhan domestik, polisi melakukan pemeriksaan penumpang dan barang yang baru datang dari Dumai menggunakan kapal feri Dumai Exspress.
   
"Kami mengamankan seorang penumpang Dumai Exspress karena membawa senjata tajam jenis badik sebanyak tiga bilah dan saat ini dalam pemeriksaan di Reskrim Polresta. Dua orang juga diamankan karena tidak mempunyai identitas, namun dibebaskan setelah keluarganya di Tanjung Pinang menjamin mereka," kata Kapolresta.
   
Sementara di pelabuhan internasional, Djoko mengatakan tidak ditemukan pelanggaran setelah dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan barang kapal-kapal feri tujuan Singapura. "Setelah kami lakukan pengecekan terhadap penumpang dan barang KM Wave Master, KM Falcon, KM Marina Line tujuan Singapura, tidak ditemukan pelanggaran," ujarnya.
   
Kapolresta mengatakan, selain di pelabuhan razia terhadap pendatang juga dilakukan di perbatasan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. "Tidak ditemukan orang dan barang yang mencurigakan, petugas hanya menilang empat mobil dan lima sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan," ujarnya.
   
Menurut dia, razia terhadap pendatang dan barang yang dicurigai terkait kegiatan teroris di Aceh akan terus ditingkatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di Tanjung Pinang. "Kami tetap menjaga agar jangan sampai kecolongan," ujarnya.


Editorprimus

Terkini Lainnya

Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

Megapolitan
Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

Internasional
Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

Nasional
Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Megapolitan
Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Internasional
Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Nasional
Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Megapolitan
Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Nasional
Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Internasional
Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Regional
Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Internasional
Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Regional
Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Nasional
Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Internasional
Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

Internasional

Close Ads X