Dosen dan Mahasiswa Unpar Ikut Terpukul - Kompas.com

Dosen dan Mahasiswa Unpar Ikut Terpukul

Kompas.com - 09/02/2010, 17:34 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Kalangan dosen dan mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan ikut terpukul atas kabar mengejutkan dari Prof Anak Agung Banyu Perwita yang diduga melakukan plagiat. Mereka sempat tidak menyangka, guru besar terfavorit di Hubungan Internasional Unpar sampai melakukan hal itu.  

"Selama ini, bagi fakultas, dia (Banyu Perwita) telah menjadi salah satu ikon yang ikut membesarkan HI. Dan kami bangga dengan itu. Tetapi, dengan adanya kejadian ini, tentunya kami sangat kecewa dan sedih," tutur Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FISIP Unpar Pius Sugeng Prasetyo, Selasa (9/2/2010).

Banyu Perwita selama ini dikenal sebagai profesor muda yang cerdas, santun, dan ramah. Bahkan, saking cemerlang kariernya, ia sempat menduduki banyak jabatan strategis, salah satunya wakil rektor. Bahkan, ia juga disebut-sebut sebagai profesor di bidang HI yang termuda di Tanah Air, yaitu dalam usia 41 tahun. Pada 14 Januari 2008, ia menyampaikan orasinya untuk pertama kali sebagai guru besar.

Di kalangan mahasiswa, ia dikenal sebagai dosen yang baik, ramah, bersahaja, dan egaliter. "Pada dasarnya, ia brilian. Kontribusi buat HI Unpar sangat besar. Dan, ia adalah salah satu dosen terfavorit di sini," tutur Reza Ihsan (21), mahasiswa tingkat III HI Unpar.

Menurut dia, kehadiran dosen yang biasa mengampu mata kuliah Politik Global AS dan Kajian Strategis ini hampir selalu dinanti-nantikan di ruang kuliah. "Dia selalu mendorong mahasiswa menjadi open mind. Mendorong mahasiswa untuk berpikir luas dan banyak membaca jurnal-jurnal internasional, serta media internasional macam BBC, Herald Tribune, dan sebagainya," tuturnya.

"Kalau umumnya dosen pintar enggak bisa mengajar, tetapi dia tidak. Selain pintar, juga bisa mengajar dengan baik," ungkap Theresia (20), mahasiswi HI Unpar.


Editorprimus

Terkini Lainnya

Berita Populer: George HW Bush Kritis, hingga Teknologi Siluman pada Pesawat Tempur China

Berita Populer: George HW Bush Kritis, hingga Teknologi Siluman pada Pesawat Tempur China

Internasional
Hakim Anggap Gamawan Fauzi dan Sejumlah Mantan Anggota DPR Turut Terima Uang E-KTP

Hakim Anggap Gamawan Fauzi dan Sejumlah Mantan Anggota DPR Turut Terima Uang E-KTP

Nasional
Setelah Setya Novanto, Siapa Aktor Besar yang Dapat Giliran Berikutnya?

Setelah Setya Novanto, Siapa Aktor Besar yang Dapat Giliran Berikutnya?

Nasional
Wilayah di Jakarta dan Sekitarnya yang Diprediksi Hujan Hari Ini

Wilayah di Jakarta dan Sekitarnya yang Diprediksi Hujan Hari Ini

Megapolitan
Rumahnya Dibakar Pasca-kerusuhan, Bupati Pegunungan Bintang Angkat Bicara

Rumahnya Dibakar Pasca-kerusuhan, Bupati Pegunungan Bintang Angkat Bicara

Regional
Jenazah Dosen Palestina yang Tewas di Malaysia Segera Dipulangkan

Jenazah Dosen Palestina yang Tewas di Malaysia Segera Dipulangkan

Internasional
Terpopuler: Setya Novanto Diganjar 15 Tahun Bui dan Pelajar SMP Menikah

Terpopuler: Setya Novanto Diganjar 15 Tahun Bui dan Pelajar SMP Menikah

Nasional
3 Hal Menarik dari Pertemuan Gubernur Anies dan Presiden Turki Erdogan

3 Hal Menarik dari Pertemuan Gubernur Anies dan Presiden Turki Erdogan

Megapolitan
Mengenal Engkus, Penyandang Disabilitas Asal Sukabumi yang Jadi Tutor Bahasa Inggris

Mengenal Engkus, Penyandang Disabilitas Asal Sukabumi yang Jadi Tutor Bahasa Inggris

Regional
Israel Kembali Batalkan Rencana Mendeportasi Ribuan Migran Afrika

Israel Kembali Batalkan Rencana Mendeportasi Ribuan Migran Afrika

Internasional
Kisah Arisan Mama Gaul, Teman Baik Pun Ditipu

Kisah Arisan Mama Gaul, Teman Baik Pun Ditipu

Regional
Israel Ancam Bakal Serang Sistem Pertahanan Milik Suriah

Israel Ancam Bakal Serang Sistem Pertahanan Milik Suriah

Internasional
Kerahkan Ratusan Polisi di Pulau Bocaray, Duterte Dianggap Berlebihan

Kerahkan Ratusan Polisi di Pulau Bocaray, Duterte Dianggap Berlebihan

Internasional
PKB Nilai Belum Ada Figur Capres yang Tepat Diusung Poros Ketiga

PKB Nilai Belum Ada Figur Capres yang Tepat Diusung Poros Ketiga

Nasional
Kalla Jamin Indonesia Tampung 76 Orang Rohingya yang Terdampar di Aceh

Kalla Jamin Indonesia Tampung 76 Orang Rohingya yang Terdampar di Aceh

Nasional

Close Ads X