Empat Penari Erotis Itu Diamankan Polisi

Kompas.com - 04/01/2010, 14:34 WIB
Editorbnj

BANDUNG, KOMPAS.com - Polwiltabes Bandung sudah menetapkan enam orang tersangka terkait dugaan tarian erotis di kafe Bellair jalan Pasir Kaliki, kota Bandung, Jawa Barat.

Kapolwiltabes kota Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno didampingi Kasat Reskrim, AKBP Arman Achdiat di Bandung, Senin (4/1/2010) menuturkan keenam tersangka tersebut adalah empat orang penari dan dua orang pengelola.

"Dua pengelola yang menjadi tersangka tersebut adalah N dan Y. Namun berdasarkan pengakuannya, penari ini baru sekali melakukan tarian di kafe tersebut," ujarnya.

Penetapan tersangka tersebut, berdasarkan pasal yang dilanggar yakni pasal 182 ayat 2 dan 3 pasal 33 dan 34 mengenai undang-undang pornografi.

"Berdasarkan pasal yang diterapkan tersebut kami menetapkan tersangka," tuturnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini Polisi juga menetapkan delapan orang saksi yang sudah diperiksa di Mapolwiltabes Bandung.

"Kedelapan orang saksi tersebut dua diantaranya adalah security, empat penari dan 2 pengelola yang sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kasus tersebut, tidak ada tersangka yang ditahan. Namun, tidak ada penahanan tersebut bukan berarti kasus dapat dihentikan.

"Kita akan teruskan kasus tersebut walaupun tersangka tidak ditahan," paparnya.

Saat ini police-line di TKP sudah dicabut kepolisian. "Dipasangnya police-line bukan berarti tempat tersebut ditutup. Namun, untuk mencegah orang masuk ke tempat tersebut," paparnya.

Arman memaparkan, untuk masalah penutupan tempat tersebut merupakan kewenangan Pemkot Bandung dalam hal periizinan kepariwisataan.

Sebelumnya, Reskrim Polwiltabes Bandung menyegel sebuah kafe di Kawasan Pasir Kaliki, kota Bandung, Jawa Barat, karena diduga malakukan tarian erotis saat perayaan malam Tahun Baru, Jumat sekitar pukul 05.00 WIB.

Izin kafe tersebut hanya untuk pentas musik saja. Namun, berdasarkan laporan dari masyarakat, diduga pertunjukan tersebut menyajikan tari erotis saat perayaan Baru di Kafe tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.