Horee.. KA Senja Kediri Diluncurkan

Kompas.com - 05/12/2009, 19:09 WIB
Editortof

KEDIRI, KOMPAS.com - PT Kereta Api (persero) meluncurkan satu rangkaian kereta baru kelas bisnis yang dinamakan KA Senja, Sabtu (5/12) di Kota Kediri, Jawa Timur. Kereta relasi Kediri-Jakarta Pasar Senen ini diharapkan mampu menyempurnakan sarana transportasi ya ng sudah ada sebelumnya.

Pada pemberangkatan perdananya kemarin, tiket kereta yang laku terjual mencapai 401 bangku atau sekitar 69 persen dari daya tampung yang disedikan sebanyak 576 bangku penumpang.

KA Senja berangkat dari Kediri setiap hari pada pukul 17.00 dan dijadwalkan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 07.16 keesokan harinya. Dari Jakarta, KA Senja akan berangkat pada pukul 17.00 dan tiba di Kediri pada pukul 07.16.

Kereta akan membawa 10 rangkaian gerbong, yang terdiri dari satu gerbong makan atau restorasi dan sembilan rangkaian gerbong penumpang dengan kapasitas 64 bangku pada setiap gerbongnya.

Perjalanan kereta ini akan melewati jalur pantai utara Jawa diantaranya Semarang dan Jatinegara. Selama di perjalanan, penumpang akan dimanjakan dengan kipas angin serta kursi yang lebih empuk dibandingkan kursi di kelas ekonomi.

Harga tiketnya cukup terjangkau, yakni Rp 130.000 per orang. Khusus penumpang usia anak-anak mendapat potongan harga sebesar 20 persen. Harga berlaku selama masa promosi.

"Kalau nanti KA Senja Kediri berhasil dan animo bagus, mungkin nanti akan kita tambah untuk kelas eksekutif, atau kelas ekonomi," ujar Direktur Utama PT KA Ignatius Junan.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X