BCA Menolak Orang Buta Menjadi Nasabah - Kompas.com

BCA Menolak Orang Buta Menjadi Nasabah

Kompas.com - 25/11/2009, 16:30 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Komunitas Tunanetra Sulsel berunjuk rasa di Makassar, Rabu (25/11), memprotes sikap Bank Central Asia (BCA) Sulsel yang dinilai berindak diskriminasi terhadap tunanetra.

Puluhan orang dari komunitas tunanetra didampingi seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Makassar mendatangi Gedung DPRD Sulsel karena merasa terhina oleh sikap manajemen bank itu yang menolak rekan mereka, Hamzah, untuk menjadi nasabah.

"Kami menolak keras setiap tindakan atau perlakuan yang mendiskreditkan, memarginalkan, dan mendiskriminasi para insan tunanetra," kata korban sekaligus koordinator lapangan, Hamzah.

Di depan anggota DPRD Sulsel, Hamzah mengatakan ditolak menjadi nasabah Bank BCA karena tunanetra dianggap tidak cakap hukum dan tidak mampu bertanda tangan.

Mereka memberi waktu 3 x 24 jam kepada Bank BCA untuk meminta maaf kepada komunitas tunanetra melalui masing-masing tiga media cetak dan elektronik nasional, serta tiga media cetak dan tiga media elektronik lokal.

Mereka menilai Bank BCA melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Mereka juga meminta DPRD Sulsel agar menegur pimpinan bank, khususnya Bank BCA karena berusaha menghilangkan hak tunanetra untuk menjadi nasabah.

Tim penerima aspirasi DPRD Sulsel, Aerin Nizar, saat menerima para tunanetra berjanji akan menindaklanjuti tuntutan para pengunjuk rasa.

Dia mengatakan akan segera melaporkan kepada pimpinan DPRD yang kemudian memanggil pimpinan Bank BCA untuk dipertemukan dengan komunitas tunanetra.


Editorbnj

Terkini Lainnya

Bawaslu Bengkulu Panggil 2 Bupati Usai Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'aruf

Bawaslu Bengkulu Panggil 2 Bupati Usai Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'aruf

Regional
Fadli Zon: Masak Menko Polhukam Koreksi Presiden, Bagaimana Ceritanya?

Fadli Zon: Masak Menko Polhukam Koreksi Presiden, Bagaimana Ceritanya?

Nasional
Eni Anggap Uang Kotjo untuk Munaslub Golkar dari Sumber yang Halal

Eni Anggap Uang Kotjo untuk Munaslub Golkar dari Sumber yang Halal

Nasional
5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

Regional
Petani Buang Buah Naga Merah ke Sungai karena Harganya Murah

Petani Buang Buah Naga Merah ke Sungai karena Harganya Murah

Regional
Otoritas Meksiko Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Ledakan Pipa Minyak Ilegal

Otoritas Meksiko Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Ledakan Pipa Minyak Ilegal

Internasional
Pendaki Wanita Berjuluk 'Bikini Hiker' Tewas Membeku di Taiwan

Pendaki Wanita Berjuluk "Bikini Hiker" Tewas Membeku di Taiwan

Internasional
Fadli Zon Sarankan KPU Cari Moderator Debat dari Kalangan Akademisi

Fadli Zon Sarankan KPU Cari Moderator Debat dari Kalangan Akademisi

Nasional
Keluarga Berharap Baasyir Dibebaskan Sesuai Keputusan Awal Jokowi

Keluarga Berharap Baasyir Dibebaskan Sesuai Keputusan Awal Jokowi

Nasional
Tunangan Selesaikan Masalah Utang, Pernikahan Putri Mako Bisa Digelar

Tunangan Selesaikan Masalah Utang, Pernikahan Putri Mako Bisa Digelar

Internasional
Temui Presiden Jokowi, Empat Bupati di Maluku Utara Minta Bangun Bandara dan Pelabuhan

Temui Presiden Jokowi, Empat Bupati di Maluku Utara Minta Bangun Bandara dan Pelabuhan

Nasional
Pengelola Pasar Baru Bekasi Pastikan Tempatnya Layak untuk Berjualan

Pengelola Pasar Baru Bekasi Pastikan Tempatnya Layak untuk Berjualan

Megapolitan
Selain Kapolda, Kapolres Jakpus, Jakut, dan Tangerang Kota Ikut Dirotasi

Selain Kapolda, Kapolres Jakpus, Jakut, dan Tangerang Kota Ikut Dirotasi

Megapolitan
BPN: Survei Membuktikan Masyarakat Ingin Perubahan Ekonomi

BPN: Survei Membuktikan Masyarakat Ingin Perubahan Ekonomi

Nasional
Yakin Menang 70 persen, Ma'ruf Amin Sebut Jatim Tinggal Pemantapan

Yakin Menang 70 persen, Ma'ruf Amin Sebut Jatim Tinggal Pemantapan

Regional

Close Ads X