Suami Jadi Wali Kota, Istri Jadi Ketua DPRD

Kompas.com - 21/10/2009, 13:50 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com — Wali Kota Jayapura MR Kambu menyatakan siap ditegur istrinya sendiri WW Kambuaya, yang adalah Ketua DPRD Kota Jayapura, jika kinerjanya dianggap kurang memuaskan DPRD. "Kalau memang ada kesalahan wajar jika saya ditegur, kita kerja harus professional. Saya siap ditegur mama (istri)," kata Kambu di Jayapura, Rabu (21/10).

Ia mengungkapkan, meskipun Ketua DPRD Kota Jayapura adalah istrinya sendiri, tetapi itu tidak memengaruhi jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Jayapura.

"Memang status kami adalah suami istri, namun dalam pekerjaan kami harus tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Mama adalah wakil rakyat di legislatif, dan saya sendiri menduduki eksekutif. Justru kami akan bekerja beriringan membangun Kota Jayapura yang kita cintai ini," ujarnya.

WW Kambuaya juga mengatakan hal senada dengan menjamin adanya kontrol dan pengawasan Dewan di Kota Jayapura terhadap eksekutif pimpinan suaminya. "Kami tetap profesional. Bukan berarti akan melemahkan posisi salah satu pihak, justru akan semakin meningkatkan kinerja kami. DPRD juga bukan saya sendiri, masih banyak anggota lain yang juga akan kritis melihat kinerja eksekutif," kata Kambuaya.

WW Kambuaya dari Partai Golkar resmi menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, Papua, periode 2009-2014, sedangkan Wakil Ketua I Ellia Karuri (Partai Demokrat), dan Wakil Ketua II Darwis Massi (PKS).
    
Pelantikan dan pengambilan sumpah Ketua dan Wakil Ketua terpilih DPRD Kota Jayapura berlangsung pada Selasa (20/10) malam. Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Jayapura terpilih WW Kambuaya mengatakan, periode lima tahun masa kepemimpinannya akan berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat serta pembangunan yang lebih merata dalam segala hal.
    
"Kita akan terus melanjutkan program-program yang ditinggalkan Dewan periode yang lalu, dengan memberikan perhatian yang lebih," kata Kambuaya.
    
Ia menambahkan, sebagai perempuan yang menduduki jabatan Ketua DPRD Kota Jayapura dapat menjadi motivasi bagi kaum perempuan Papua lainnya untuk mengembangkan diri.


EditorAbi

Close Ads X