Kawah Sileri Lontarkan Lumpur Panas Sejauh 200 Meter

Kompas.com - 27/09/2009, 11:52 WIB
Editor

BANJARNEGARA, KOMPAS.com — Kawah Sileri di Pegunungan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menyemburkan lumpur panas dengan ketinggian yang tidak terukur dan radius lemparan material sejauh sekitar 200 meter.
     
"Kejadiannya semalam (26/9) sekitar pukul 20.00 WIB dan hanya terjadi beberapa saat karena lumpur panas tersebut segera dingin dalam kurun waktu 30 menit," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Dieng, Tunut Pujiarjo, di Banjarnegara, Minggu (27/9).
     
Akibat kejadian tersebut, katanya, bibir kawah mengalami perubahan fisik, sedangkan material semburan merusak sebagian kecil lahan pertanian di sekitar kawah itu. Ia menjelaskan, semburan lumpur tersebut tidak berbahaya karena merupakan letusan freatik, seperti pada 1944, 1964, 1984, dan 2003.
     
Kemungkinan keluarnya gas beracun bersama dengan semburan lumpur panas itu, katanya, belum terdeteksi. "Belum terdeteksi meski kemungkinan tetap ada dengan konsentrasi yang sangat kecil," katanya.
     
Ia mengemukakan, kunjungan wisata di Kawah Sileri sebaiknya ditutup untuk sementara waktu, tetapi kawah lainnya tetap dibuka untuk wisatawan.
     
"Kalaupun ada wisatawan yang hendak berkunjung ke sini (Sileri), mereka hanya boleh melihat dari jarak 500 meter," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Banjarnegara Agus Hermawan mengatakan, pihaknya akan segera mengecek kondisi di lokasi kejadian. "Peristiwa seperti ini memang sering terjadi dan tidak mengeluarkan gas beracun. Akan tetapi, kami selalu mengingatkan wisatawan untuk tidak mendekati kawah," katanya.
     
Kawah Sileri yang pernah beberapa kali meletus tersebut merupakan salah satu kawah aktif dan terluas di Pegunungan Dieng dengan total luas mencapai dua hektar sehingga wisatawan hanya diperbolehkan melihat kawah dari jarak beberapa ratus meter.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X