Gubernur: Periksa Struktur Bangunan di Jakarta

Kompas.com - 02/09/2009, 16:15 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Pascagempa berkekuatan 7 Skala Richter, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memerintahkan seluruh instansi untuk memeriksa struktur bangunan gedung dan jembatan layang. Semua gedung harus diperiksa, baik milik pemerintah maupun milik swasta.

"Laporan hasil pemeriksaan struktur bangunan harus diserahkan ke Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) dalam waktu seminggu. Jika ada kerusakan, instansi yang berwenang harus segera melakukan perbaikan," kata Fauzi Bowo, usai menyelamatkan diri ke luar Kantor Gubernur DKI, Rabu (2/9).

Meskipun dalam perizinan bangunan ada faktor ketahanan gempa yang harus diperhatikan, pemeriksaan pascagempa harus selalu dilakukan.Tujuannya adalah mencegah keruntuhan bangunan dan timbulnya korban.

Kepala Dinas P2B Hari Sasongko mengatakan, bangunan bertingkat di Jakarta harus dapat menahan gempa minimal sampai 7 skala richter. Namun biasanya pemilik gedung menambah ketahanan gempa 10 persen sampai 15 persen pada bangunan mereka.

Pemeriksaan itu penting untuk mengevaluasi kekuatan bangunan tinggi. Apalagi, jumlah gedung tinggi di Jakarta mencapai 700 bangunan.

Pemeriksaan juga harus dilakukan terhadap struktur jalan layang dan jembatan. Kedua bangunan penunjang transportasi itu harus dipastikan dalam kondisi baik karena menyangkut kepentingan banyak orang.

Gempa itu menyebabkan semua pegawai dan pengunjung di Balaikota DKI Jakarta berhamburan ke luar Gedung blok G dan kantor gubernur. Gubernur DKI Fauzi Bowo, Wakil Gubernur Prijanto, beberapa kepala dinas, beberapa deputi gubernur, dan para pejabat yang sedang rapat dengan gubernur juga lari menyelamatkan diri ke luar kantor.

Para sopir pejabat dan petugas pengawal bersepeda motor juga mengeluarkan kendaraan dari samping gedung menuju ke halaman. Jatuhnya ornamen-ornamen kecil bangunan membuat para petugas itu khawatir mobil dinas atasan mereka rusak tertimpa reruntuhan ornamen bangunan.

Proses evakuasi berlangsung selama hampir 30 menit karena banyaknya pegawai yang harus menuruni tangga dari lantai 23. Beberapa orang mengalami luka ringan karena panik saat lari menyelamatkan diri. Namun tidak ada korban jiwa di Balaikota DKI Jakarta karena gempa itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.