Korupsi Bantuan Sosial, Kejati Jabar Tetapkan 48 Tersangka

Kompas.com - 11/08/2009, 12:17 WIB
Editor

BANDUNG, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Jabar menetapkan 48 tersangka dugaan korupsi bantuan sosial se Jabar. Jumlah tersangka akan terus bertambah mengingat jumlah proposal mencapai 1.000 eksemplar.

"Baru sebagian proposal yang kami periksa. Jumlah uang yang dikorupsi berkisar Rp 100 juta-Rp 250 juta per proposal," kata Kajati Jabar M Amari, Selasa (11/8).

Di Cianjur terdapat 7 tersangka yang dalam proses penyidikan dan 3 tersangka dalam penyelidikan. Di Cirebon 8 tersangka yang dalam proses penyidikan. Di Kota Bandung 3 tersangka yang dalam proses penyidikan. Beberapa tersangka lainnya ada di Purwakarta, Majalengka, dan Garut. Mereka adalah para anggota legislatif, eksekutif, dan anggota organisasi masyarakat.

Amari menjelaskan, dia belum bisa menentukan total kerugian uang negara akibat korupsi bansos tersebut. Sebab, sebagian proposal masih diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan.

Menurut Amari, Kejati Jabar akan mengampuni bagi siapa saja yang mau mengembalikan uang yang dikorupsi sebelum jaksa turun penyelidikinya. "Kalau jaksa sudah turun berarti pintu tobat sudah tertutup," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X