Ideologi Pancasila Sudah Final untuk NU

Kompas.com - 10/06/2009, 20:22 WIB
Editor

KLATEN, KOMPAS.com - Ideologi Pancasila sudah final untuk Nahdlatul Ulama (NU) meskipun NU pernah terpaksa menerima Pancasila sebagai azas tunggal, yakni pada masa orde baru di bawah kepemimpinan mantan presiden Soeharto. Pancasila dipandang sebagai instrumen untuk menyambungkan masyarakat Indonesia yang terbelah (divided society).

Ini diungkapkan Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Kacung Marijan dalam Silaturahmi Kiai dan Peluncuran Buku Negara Pancasila yang digelar di Pondok Pesantren (PP) Al Manshur, Popongan, Tegalgondo, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (10/6).

Acara yang dibuka oleh Rais Syuriah Pimpinan Wilayah NU Jawa Tengah KH Masruri Mughni dan dihadiri lebih dari 100 kiai dari berbagai pondok pesantren di Jawa dan luar Jawa ini juga menampilkan panelis KH Maemun Zubaer dari PP Al Anwar, Sarang, Rembang, KH A Mustofa Bisri dari PP Asrama Pelajar Islam, Leteh, Rembang, As ad Said Ali yang juga pengarang buku Negara Pancasila dengan moderator KH A Muadz Thohir.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X