Hasil Hitung Ulang Nisel Ubah Perolehan Kursi DPR

Kompas.com - 12/05/2009, 20:50 WIB
Editor

MEDAN, KOMPAS.com - Jika hasil hitung ulang rekapitulasi suara di Nias Selatan diakomodir Mahkamah Konstitusi, hampir dipastikan akan mengubah perolehan jumlah kursi partai politik di Dewan Perwakilan Rakyat. Perubahan perolehan suara di Nias Selatan ini tak hanya berimplikasi pada daerah pemilihan Sumatera Utara 2 di mana Nias Selatan termasuk di dalamnya, tetapi juga mempengaruhi perolehan kursi di daerah pemilihan lain.

Menurut Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) Divisi Pemutakhiran Data dan Penghitungan Suara, Turunan Gulo, perubahan perolehan suara parpol dan caleg di Nias Selatan (Nisel), akan berimbas pada perolehan kursi di daerah pemilihan lain. Turunan mengatakan, dengan selesainya penghitungan ulang di Nisel maka lengkap sudah penghitungan ulang suara calon anggota DPR di dapil Sumut 2.

Turunan mengatakan, dari data rekapitulasi sebelumnya yang diserahkan KPU Sumut ke KPU pusat tanggal 30 April, kursi DPR terakhir di dapil Sumut 2 diraih Partai Amanat Nasional (PAN). Perolehan kursi ini didapat dari penghitungan tahap keempat, yakni dengan merangking perolehan sisa suara parpol dari tiga dapil di Sumut. Melorotnya suara PAN setelah rekapi tulasi di Nisel dihitung ulang, membuat peringkat PAN direbut Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kondisi ini membuat caleg DPR dari PPP di dapil Sumut 2 yang meraih suara terbanyak, Musa Ichwanshah (33.955 suara) kemungkinan besar melenggang ke Senayan. Konsekuensinya, caleg DPR dari PPP yang meraih suara terbanyak di dapil Sumut 1 Hasrul Azwar (26.313 suara) yang tadinya diperhitungkan lolos ke Senayan, diperkirakan gagal melenggang.

Turunan mengungkapkan, hasil penghitungan ulang rekapitulasi suara di Nisel masih belum tentu diakomodir Mahkamah Konstitusi (MK) selaku lembaga yang memutus sengketa pemilu. Akan tetapi menurut dia, selain diputuskan dalam rapat pleno KPU pusat, penghitungan ulang di Nisel juga ditoleransi oleh MK. Ketua MK sempat mengatakan, penghitungan ulang di Nisel ini bisa ditoleransi. "Tetapi masih sangat mungkin, hasil hitung ulang ini digugat ke MK dan kami juga belum tahu apakah nantinya hasil penghitungan ulang Nisel ini bisa diakomodasi MK," katanya.

Kemungkinan ini terjadi karena, kursi PPP diperoleh melalui penghitungan tahap keempat, yakni merangking sisa suara dari seluruh dapil. Perolehan kursi dalam penghitungan tahap keempat ini kemudian ditentukan dengan jumlah suara terbanyak parpol tersebut pada masing-masing dapil. Jika melihat perolehan suara PPP di tiga dapil, maka perolehan suara terbanyak partai berlambang Kabah tersebut ada di dapil Sumut 2.

Menurut Anggota KPU Sumut lainnya Sirajuddin Gayo, penentuan kursi DPR hingga saat ini masih belum final, karena belum adanya kesepakatan antara anggota KPU pusat terkait mekanisme penghitungan suara tahap keempat. Sirajuddin mengatakan, ada perbedaan p endapat mengenai penentuan kursi pada penghitungan tahap keempat.

"Ada persepsi bahwa sisa suara parpol dari penghitungan tahap kedua atau ketiga tidak dihitung lagi alias jadi nol saat penghitungan tahap keempat. Tetapi ini pun masih belum disepakati," kata Sirajuddin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X