Kasus Perkawinan Usia Dini di Gresik Meningkat

Kompas.com - 07/05/2009, 11:22 WIB
Editor

GRESIK, KOMPAS.com - Permohonan dispensasi kawin yang masuk ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik, Jatim, tahun 2008 sebanyak 41. Artinya, kasus perkawinan usia dini naik 58 persen jika dibandingkan dengan tahun 2007 yang terdapat 26 permohonan.
    
"Di tahun 2009 permohonan dispensasi kawin hingga April lalu sebanyak tujuh permohonan," kata Kepala Bagian Humas PA Gresik, Achmad Nurul Huda, Kamis. Rinciannya, lanjutnya, pada Januari ada satu permohonan dispensasi kawin yang tercatat PA, Februari dua, Maret dua, dan April juga dua permohonan.
    
"Permohonan dispensasi kawin ini puncaknya terjadi pada Juli dan Agustus, bertepatan dengan kelulusan sekolah," katanya. Diprediksi, permohonan dispensasi kawin di tahun 2009 bakal terus bertambah.
    
Sebenarnya, dispensasi kawin ini bertentangan dengan Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dalam  Pasal 1 Ayat 1 dijekaskan, perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umum 19 tahun, dan pihak wanita sudah berumur 16 tahun.
    
Karena berdasar catatan permohonan dispensi kawin yang diajukan itu, rata-rata pasangan berusia 13 sampai 15 tahun untuk wanita, dan 17 hingga 18 tahun untuk laki-laki. Mereka beralasan menikah dini lantaran kondisi ekonomi menengah ke bawah, hingga hamil di luar nikah.
    
"Kebanyakan dari mereka telah putus sekolah. Sedangkan pelulusan permohonan dispensasi kawin oleh Pengadilan Agama Gresik didasari berbagai macam pertimbangan, termasuk pertimbangan kemaslahatan," katanya menjelaskan.
    
Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Khusnan Ali, permohonan dispensasi kawin di usia dini itu memang diperbolehkan. Namun, MUI tidak berkenan jika dispensasi izin kawin di usia dini karena faktor hamil di luar pernikahan.
    
"Itu tidak menyelesaikan persoalan, saya rasa tidak tepat, apalagi Gresik sendiri dikenal sebagai kota santri," katanya.
    
Ia mengemukakan, krisis moral generasi muda Gresik ini salah satunya imbas pergaulan bebas. Untuk itu, ke depan perlu peran serta masyarakat, Pemkab Gresik, dan MUI sendiri untuk meluruskan ahlak generasi muda.
    
"Kami telah membuka konsultasi agama, yang bisa menjadi tempat pengaduan semua permasalahan seputar agama yang kantornya berada di Masjid Agung Gresik," katanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

Regional
Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Regional
Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Pengungsi Korban Gempa: Anggota DPRD Hanya Datang Saat Pileg, Waktu Kami Susah Mereka Hilang

Pengungsi Korban Gempa: Anggota DPRD Hanya Datang Saat Pileg, Waktu Kami Susah Mereka Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X