Menkes Canangkan ELiminasi Malaria

Kompas.com - 06/05/2009, 19:45 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mencanangkan eliminasi malaria pada puncak peringatan Hari Malaria Sedunia ke-2 di Jakarta, Rabu (6/5). Tahun 2010 ditargetkan turun 50 persen jumlah desa dengan malaria > 5 per 1.000 penduduk.

Tema peringatan tahun ini Indonesia Menuju Eliminasi Malaria, kaya Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Prof Tjandra Yoga yang juga Ketua Panitia Peringatan Hari Malaria Sedunia ke-2 di Jakarta, kemarin.   

Pada kesempa tan tersebut, kemarin yang mewakili Gubernur Papua Barnabas Suebu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam TM Tayep sebagai perwakilan dari beberapa daerah menerima Surat Keputusan Menkes tentang el iminasi malaria secara bertahap mulai tahun 2010 hingga 2030.

Kebijakan eliminasi malaria ini bertujuan untuk membasmi malaria secara bertahap di Indonesia yaitu eliminasi DKI Jakarta, Bali, Barelang Binkar pada 2010. Eliminasi malaria di Jawa, Nanggroe Ace h Darussalam, Kepulauan Riau pada tahun 2015. Eliminasi di Sumatera, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Sulawesi pada tahun 2020, serta eliminasi di Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur pada tahun 2030.

Indonesia sebagai negara tropis dan endemis malaria sejak 12 November 1959 sudah mencanangkan Komando Pembasmian Malaria (KOPEM) yang ditandai dengan penyemprotan rumah untuk memberantas nyamuk penular malaria oleh Presiden Soekarno di Yogyakarta.

Gerakan ini berhasil menurunkan jumla h kasus malaria secara bermakna. Selanjutnya kegiatan ini dilakukan secara terus menerus walaupun sempat terjadi peningkatan kembali jumlah kasus karena resesi ekonomi yang menyebabnya terbatasnya dana dan sarana untuk melakukan pemberantasan malaria.  

Sel ain turunnya jumlah desa yang dengan malaria hingga 50 persen, program lainnya adalah pada tahun 2010 semua kabupaten/kota mampu melaksanakan pemeriksaan sediaan darah malaria dan memberikan pengobatan tepat dan terjangkau.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juga pada tahun 2020 seluruh wilayah Indonesia sudah melaksanakan intensifikasi dan integrasi dalam pengendalian malaria.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X